Suara.com - Kata "Anjay" tengah menjadi sorotan luas, paska sebaran surat dikeluarkan Komisi Nasional Perlindungan Anak atau Komnas PA, yang meminta masyarakat Indonesia untuk berhenti menggunakan kata tersebut.
Kata "Anjay" dianggap ofensif dan merupakan kata yang diserap dari umpatan kasar yaitu "Anjing".
Pelarangan penggunaan kata tersebut pun menarik perhatian para pengguna media sosial, termasuk Twitter yang mencuitkan pendapat hingga tweet nyeleneh terkait kata "Anjay". Bahkan, dalam pantauan tim tekno Suara.com pada Senin (31/8/2020), topik dengan kata kunci "Anjay" menduduki Trending Topic Twitter Indonesia dengan lebih dari 225 ribu tweet yang dicuitkan warganet.
Tak sedikit warganet yang bertanya-tanya mengapa Komnas PA mengurusi penggunaan kata "Anjay" yang dinilai merupakan bahasan receh oleh warganet.
"Bahkan kasus-kasus yang menyangkut perlindungan anak sangat banyak untuk diurus. Ini Komnas PA kekurangan kasus apa? Tuh, urusin kasus pedophile yang semakin meningkat! #Anjay," cuit @Jenar3M.
Tak hanya itu, beberapa warganet pun menyinggung tentang gugatan RCTI mengenai aturan siaran langsung yang dinilai tak masuk akal oleh warganet. Beberapa warganet tersebut bahkan membuat dialog imajiner jika masuk penjara hanya karena menggunakan kata "Anjay" dan gambar meme yang menggabungkan aturan keduanya.
"Fren: 'Ciyee baru keluar gara-gara kasus anjay, sekarang masuk sel lagi. Kasus apaan bro?'. Me: 'Nggak sengaja live IG anjay'. Fren: '2 kasus lu bang***! Masuk sel lagi gih dah dijemput!'," tulis @Akuumicin.
"Ini semua karena #Anjay," tambah @RestiWirnasarii yang mengunggah meme dua lelaki mengenakan baju tahanan berwarna oranye dengan dialog yang berbunyi, "Gue masuk penjara gara-gara streaming YouTube. Lu ngapa?" dan dijawab oleh tahanan lainnya, "Ngomong anjay."
Tak hanya itu, warganet pun mengunggah meme nyeleneh mengenai penggunaan kata "Anjay" yang memiliki alternatif lain atau kata-kata serupa seperti "Anjay".
Baca Juga: Keresahan Bintang Emon soal Live Streaming dan Kata Anjay
"Anjay dilarang? Masih ada anak-anaknya cuyy #Anjay," komentar @raimukirikkk.
Hingga saat ini, masih banyak warganet yang tidak setuju mengenai pelarangan kata "Anjay" dan masih menuai perdebatan publik.
Berita Terkait
-
Dibully Warganet Terkait Anjay, KPAI Buka Suara
-
Arti Kata Anjay dan Istilah Populer 2020 Lengkap Lainnya, Awas Salah Paham!
-
Anjay Kena Semprot Komnas PA, Ini Daftar Bahasa Gaul Ofensif Lainnya
-
Gugatan RCTI Jadi Trending Topic, Warganet Meradang
-
Skakmat Deddy Corbuzier, Ivan Gunawan Jadi Trending Topic
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim