Suara.com - WhatsApp telah mengungkap enam kerentanan baru yang sebelumnya dirahasiakan dan kini telah diperbaiki. Perusahaan milik Facebook melaporkan, kerentanan pada halaman web penasihat keamanan dan mengungkapkan Kerentanan Umum dan Eksposur (CVE).
Sebagaimana melansir laman Gadget 360, Minggu (6/9/2020), dari enam kerentanan baru yang diperbaiki oleh WhatsApp, empat ada di WhatsApp untuk Android, dengan dua menjadi bagian dari di iPhone, sedangkan dua sisanya secara khusus terkait dengan versi WhatsApp Desktop sebelum v0.3.4932.
Dua pertiga dari kerentanan baru ditemukan secara internal, melalui peninjauan kode atau analisis dinamis otomatis, dan sepertiga dilaporkan melalui program bug bounty yang dilakukan oleh Facebook.
Melalui situs penasihat keamanan ini, akan merinci masalah keamanan yang tidak dapat disebutkan oleh perusahaan dalam catatan rilis aplikasi, dari pembaruan karena kebijakan dan praktik toko aplikasi.
Kehadiran WhatsApp yang berkembang yang sudah memiliki lebih dari 200 crore pengguna secara global telah membawanya ke fokus para peretas di seluruh dunia.
Dalam beberapa kasus sebelumnya, pelaku kejahatan dapat memanfaatkan aplikasi untuk memanipulasi pesan pengguna dan mengintip ponsel mereka.
Tim WhatsApp sendiri melaporkan selusin kerentanan keamanan yang diperbaiki tahun lalu, sesuai entri yang terdaftar di Basis Data Kerentanan Nasional AS (NVD).
Hadirnya situs baru tersebut juga menunjukkan bahwa tim keamanan di balik aplikasi perpesanan tersebut, lebih fokus pada mengidentifikasi dan menambal kelemahan untuk menahan masalah masa lalu.
"Kami sangat berkomitmen terhadap transparansi dan sumber daya ini dimaksudkan untuk membantu komunitas teknologi yang lebih luas mendapatkan keuntungan dari kemajuan terbaru dalam upaya keamanan kami," tulis WhatsApp di situs penasihat keamanannya.
Baca Juga: Cara Merekam Video Call WhatsApp di Android
Selain situs baru, induk WhatsApp Facebook telah mengumumkan kebijakan pengungkapan kerentanan yang akan memungkinkan raksasa media sosial tersebut, untuk secara terbuka mengungkapkan kerentanan yang ditemukannya dalam kode pihak ketiga setelah 21 hari pelaporannya.
“Facebook akan menghubungi pihak yang bertanggung jawab dan memberi tahu mereka secepat mungkin tentang kerentanan keamanan yang kami temukan. Kami mengharapkan pihak ketiga untuk merespons dalam 21 hari untuk memberi tahu kami bagaimana masalah ini sedang dikurangi untuk melindungi orang-orang yang terkena dampak. Jika kami tidak mendapat kabar dalam 21 hari setelah pelaporan, Facebook berhak untuk mengungkapkan kerentanan,” kata perusahaan dalam nasihatnya terkait dengan kebijakan baru tersebut.
Perusahaan termasuk Google dan Microsoft telah memiliki mekanisme serupa selama beberapa waktu untuk melaporkan dan mengungkapkan kerentanan dalam penawaran pihak ketiga.
Berita Terkait
-
Kocak! Penjual Ini Klaim Jam Tangannya Anti Air, Ending-nya Bikin Nyengir
-
Kirim Sindiran Kasar ke Guru, Chat WA Bocah SMA Ini Sulut Emosi Warganet
-
Terungkap, Fitur Baru WhatsApp Bakal Menyinkronisasi Riwayat Obrolan
-
Lebih Misterius, Begini Cara Sembunyikan Status Online di WhatsApp
-
WhatsApp akan Sematkan 138 Emoji Baru di Android
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pokemon Evolusi Mega ex Hadir dalam Format Starter Deck Siap Main
-
OLX Luncurkan Kategori Barang Gratis untuk Mempermudah Berbagi Selama Ramadan
-
Harga dan Spesifikasi Huawei Band 11 Series Resmi di Indonesia, Layar AMOLED 1,62 Inci
-
4 HP OPPO RAM 8 GB Paling Murah Februari 2026 Mulai Rp2 Jutaan
-
Ampverse Resmi Ekspansi ke Indonesia, Andalkan AI dan Gaming Intelligence
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
5 HP Kamera Bagus untuk Lebaran Mulai Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Tak Perlu Sewa iPhone
-
Indosat HiFi Air Resmi Hadir, Internet Rumah Tanpa Kabel Bisa Dibawa Mudik dan Langsung Aktif
-
27 Kode Redeem FF 27 Februari 2026: Ada Skin SG2, Angelic, Hingga Bundle Jujutsu Kaisen
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis