Suara.com - Pengujung tahun berarti musim dingin bagi negara subtropis di seluruh dunia. Siklus virus flu yang biasa menular pada musim dingin pun akan berbaur dengan virus Corona jenis baru yang saat ini menjadi pandemi global COVID-19.
Oleh karena itu, pemerintah Inggris telah mengungkapkan rencana untuk menyediakan vaksin flu untuk 30 juta orang untuk mengantisipasi flu dengan menyiapkan jutaan vaksin flu.
Namun, sebagian kelompok antivaksin berasumsi bahwa vaksin flu bisa meningkatkan risiko untuk terkena COVID-19.
Sebelum spekulasi ini berubah menjadi hoaks, para peneliti dari Cleveland Clinic menegaskan bahwa pemberian vaksin flu tidak akan meningkatkan risiko manusia tertular COVID-19 di musim dingin.
Dalam studi itu, tim menganalisis lebih dari 13.000 pasien yang menjalani tes virus Corona jenis baru selama periode Maret hingga April tahun ini.
Analisis mereka mengungkapkan bahwa 4.138 pasien telah divaksinasi influenza tahun lalu, sedangkan 9.082 lainnya menyatakan belum melakukan vaksinasi.
Hasilnya, para peneliti mendapati bahwa orang-orang yang telah menerima vaksin flu memiliki risiko lebih kecil tertular COVID-19 daripada mereka yang tidak.
"Temuan kami menyarankan bahwa kami harus melanjutkan vaksinasi seperti biasa untuk influenza global pada musim flu tahun ini," terang Dr Joe Zein, pemimpin studi, seperti dikutip dari The Mirror, pada Kamis (24/9/2020).
"Mendapatkan vaksin flu tahunan tetap menjadi perlindungan terbaik terhadap virus influenza, baik untuk diri sendiri maupun orang-orang di sekitar kita," imbuhnya.
Baca Juga: Vaksin COVID-19 Johnson & Johnson Masuk Uji Coba Fase 3
Para peneliti berharap temuan mereka akan mendorong orang untuk menerima vaksin flu agar tetap sehat di musim gugur dan musim dingin ini.
"Kami telah melihat tekanan akibat COVID-19 di banyak rumah sakit. Meskipun kami belum yakin bagaimana musim flu akan mempengaruhi kerentanan dan infeksi COVID-19, kami sangat menyarankan orang untuk mendapatkan vaksin influenza, baik untuk kesehatan individu dan kesehatan kolektif sistem imun tubuh," tutup Dr. Zein.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki