Suara.com - Pengembang game Among Us, InnerSloth, baru saja mengumumkan telah membatalkan sekuel game karena popularitas game pertama. Meskipun sekuel tersebut baru diumumkan 36 hari yang lalu, InnerSloth ingin mendukung game yang populer saat ini.
"Alasan utama kami membuat sekuel adalah karena basis kode Among Us 1 sangat ketinggalan jaman dan tidak dibuat untuk mendukung penambahan begitu banyak konten baru. Namun, melihat banyaknya orang yang bermain Among Us 1 benar-benar membuat kami ingin dapat mendukung game ini dan membawanya ke level selanjutnya," kata InnerSloth dalam postingan blog.
Among Us, sebuah game deduksi sosial multiplayer yang dirilis pertama kali pada 15 Juni 2018 itu, menjadi permainan yang populer baru-baru ini.
Among Us telah menjadi game ketiga yang paling banyak dimainkan di Steam dan SteamSpy memperkirakan game tersebut memiliki lebih dari 10 juta unduhan untuk di Steam saja.
Angka-angka itu tidak termasuk pemain yang mengunduh Among Us di iPhone dan HP Android, di mana game ini dapat diunduh secara gratis. Meskipun sekuelnya dibatalkan, pemain masih dapat memainkan game yang diharapkan dibuat oleh pengembangnya.
"Semua konten yang kami rencanakan untuk Among Us 2 akan masuk ke Among Us 1," tambah InnerSloth, seperti Dikutip The Verge pada Kamis (24/9/2020).
Pengembang juga menjelaskan peningkatan lain yang dapat dinantikan pemain, termasuk perbaikan yang dijanjikan untuk masalah server, dukungan colorblind, sistem pertemanan, dan tahap baru dalam game.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Blue Moon Akan Muncul pada 31 Mei 2026, Apa Itu dan Mengapa Disebut Langka?
-
HP Terbaru Juni 2026: Motorola Edge 70 Pro+ dan Redmi Turbo 5 Siap Meluncur, Ini Bocoran Speknya
-
Vivo S60 Debut dengan Snapdragon 8s Gen 3 dan Baterai 7.200 mAh, Rebrand Vivo V80?
-
Game James Bond '007 First Light' Laris Jadi Penjualan IO Tercepat, Laku 1,5 Juta Kopi
-
Lenovo LOQ Monitor Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp1 Jutaan dengan Refresh Rate 200Hz
-
Ajang Ini Jadi Surga Pecinta Gadget, Pengunjung Bisa Jajal HP dan Laptop Terbaru
-
Xiaomi 17T Series Punya Leica 5x Telephoto, Andalan Bikin Konten Konser hingga Traveling Estetik
-
Xiaomi Kenalkan Mesin Cuci Pintar dengan Layar Sentuh, Bisa Terhubung Aplikasi
-
7 Kelebihan dan Kekurangan iQOO Z11, HP Midrange Baterai 9020 mAh dengan Layar 144 Hz
-
Komidigi Minta Semua Pengguna Ponsel Registrasi Ulang Kartu SIM Pakai Data Biometrik