Suara.com - Tahun lalu Amazon dikabarkan akan merambah bisnis streaming game, tak perlu diragukan lagi kabar tersebut kini nyata adanya.
Amazon baru saja mengumumkan layanan streaming game terbarunya yang diberi nama Luna.
Dirilisnya Luna ini merupakan salah satu upaya Amazon untuk meluncurkan platform streaming game mengikuti jejak platform lain seperti NVIDIA's, GeForce Now, Microsoft xCloud dan Google Stadia.
Dilansir dari laman Ubergizmo, layanan streaming game milik Amazon tidak akan sama dengan layanan lainnya.
Berbeda dengan Stadia yang membuat penggunannya membayar untuk memainkan judul individu, sedangkan Luna akan mengikuti konsep yang mirip degan xCloud.
Nantinya pengguna akan membayar biasa berlangganan tetap dan mendapatkan akses ke seluruh perpustakaan game.
Berbeda dengan xCloud, Amazon akan meluncurkan ''saluran'' individu untuk penerbit mitra.
Salah satu penerbit yang bermitra adalah Ubisoft, di mana pengguna dapat memilih untuk berlangganan saluran tersebut untuk mengakses judul game Ubisoft tertentu.
Baca Juga: Tolak Kritik Amazon, Bolsonaro Sebut Brasil Punya UU Lingkungan Terbaik
Selain itu, pengguna juga bisa berlangganan saluran Luna+ yang dilengkapi dengan gimnya sendiri.
Untuk saat ini tampaknya setiap saluran memiliki batasan atau syarat tersebut, misalkan saja saluran Luna+ mendukung hingga dua perangkat sekaligus, sedangkan saluran Ubisoft hanya mendukung satu perangkat dalam satu waktu.
Untuk berlangganan layanan streaming Luna+, Amazon mematok harga perkenalan sekitar 5,99 dolar US atau sekitar Rp 89 ribu untuk satu bulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Vivo Y500 Lolos Sertifikasi di Indonesia, HP Midrange Anyar dengan Baterai Jumbo
-
GoRide Hemat Siap Dihapus Gojek, Ini Alasan GoTo Hentikan Skema Langganan Driver
-
Nintendo Segera Rilis Pictonico, Game Mobile 'Absurd' yang Butuh Foto Selfie
-
Bocoran Harga Realme 16T Beredar: Siap ke Indonesia, Baterai 8.000 mAh Tahan 3 Hari
-
Samsung Galaxy A27 dan Galaxy M47 Kompak Pakai Snapdragon, Tradisi Exynos Hilang?
-
Virtuos Tertarik Hadirkan Port GTA 5 dan Red Dead Redemption 2 di Nintendo Switch
-
Asus Rilis Pesaing MacBook Neo dan Lini Laptop Gaming, Tawarkan Layar Lebih Baik
-
5 HP Android dengan Fitur Video Sinematik Alternatif iPhone: Resolusi Tinggi, Bokeh Rapi
-
4 Risiko Beli iPhone Inter yang Harga Miring tapi Rawan Blokir, Pikir Dulu sebelum Tergiur
-
4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya