Suara.com - Rumor mengenai kedatangan Free Fire Max memang sudah santer terdengar sejak lama. Setelah menanti cukup lama, akhirnya Garena merilis Free Fire Max dengan perubahan besar-besaran di berbagai sektor.
Disampaikan oleh Garena, Free Fire Max hadir sebagai respon atas berbagai ejekan yang selama ini Free Fire terima. Beberapa ejekan yang datang salah satunya adalah mengenai grafis game ini.
Mengutip Pocket Gamer, sebagai percobaan, Garena memperkenalkan Free Fire Max di beberapa daerah antara lain Bolivia, Malaysia dan Vietnam. Perlu diingat bahwa game yang baru bisa dicoba masih dalam versi Beta.
Perlu diingat, game Free Fire Max ini bukanlah game lain yang terlepas dari Free Fire versi standar. Free Fire Max menawarkan animasi yang jauh lebih halus dan pas di mata.
Game versi ini sengaja dihadirkan oleh Garena untuk membuat haters Free Fire bungkam. Pasalnya, untuk Free Fire Max ini, Garena membekalinya dengan banyak ketangguhan seperti grafis yang lebih baik hingga fitur dan item yang terbaru.
Dengan banyak penambahan yang diberikan ini, dapat dipastikan bahwa Free Fire Max memiliki kapasitas memori yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan Free Fire versi standar.
Belum dapat dicoba secara global, melihat banyak peningkatan dari Garena, dicurigai Free Fire Max membutuhkan dukungan CPU, GPU dan RAM yang besar. Hal ini jelas saja berdampak pada konsumsi daya perangkat tersebut.
Sebelumnya, banyak gamer yang mengaku sebagai hater Free Fire karena tampilannya yang tidak smooth. Diharapkan dengan kedatangan Free Fire Max, banyak gamer yang lalu tertarik untuk memainkan game ini kembali.
Belum dirilis secara global untuk App Store dan Play Store, penggemar Free Fire di Indonesia perlu bersabar sebelum kemudian dapat menjajal Free Fire Max ya.
Baca Juga: Sambut HUT Indonesia ke-75, Garena Perbarui Call of Duty: Mobile
Berita Terkait
-
Kolaborasi, Free Fire Gandeng KSHMR
-
PUBG Mobile Diblokir, Gamer India Beralih ke Free Fire dan Call of Duty
-
Bikin Netizen Gemas, EVOS Notnot Dandan Jadi Kelly Free Fire
-
Jenis-jenis Game Online Indonesia, Pilihan Tepat untuk Mengisi Waktu Luang
-
Siap-siap, First Warriors Championship 2020 Fase Kedua Akan Dimulai!
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka
-
195 Warga Binaan di Jakarta Langsung Bebas Berkat Remisi HUT ke-81 RI
-
Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Cicatih Sukabumi, Diduga Hilang dari Desa Cisarua
-
174.791 Warga Binaan Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 3.563 Langsung Bebas
-
Makna Kemerdekaan di Pondok Labu, Warga Ciptakan Sirine Pendeteksi Banjir
-
Dedi Mulyadi Minta Maaf di HUT ke-81 RI, Soroti Bahaya Feodalisme di Birokrasi
-
iPhone X dan MacBook Pro 2018 Dipensiunkan Apple
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
KSP Dudung Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum: Rakyat Aceh Tetap NKRI
-
Menko Yusril Buka Suara Soal Kericuhan Bendera Bulan Bintang di Aceh