Suara.com - Salah satu suku pribumi di Indonesia yang memiliki mata biru tajam yang unik, tertangkap bidikan kamera dan menarik perhatian dunia.
Didapat karena faktor genetik, mata biru itu milik orang Buton yang berasal dari Pulau Buton, pulang terbesar ke-19 di Indonesia, yang terletak di wilayah Sulawesi Tenggara.
Mereka dibagi menjadi beberapa suku kecil yang beberapa di antaranya memiliki kondisi langka yang dikenal sebagai Sindrom Waardenburg, yang mempengaruhi pigmentasi.
Hal ini membuat suku tersebut memiliki mata biru elektrik, sesuatu yang sangat langka di Indonesia karena kebanyakan orang berambut hitam dan bermata gelap.
Sindrom Waardenburg sendiri merupakan mutasi genetik turun-temurun yang diperkirakan hadir dalam beberapa bentuk pada satu dari 42.000 orang.
Selain dampaknya yang terkadang membuat warna mata berbeda, hal itu juga dapat menyebabkan hilangnya pendengaran.
Keindahan mata Suku Buton diabadikan oleh Korchnoi Pasaribu, seorang ahli geologi dari Jakarta saat berkunjung ke pulau itu pada 17 September.
"Saya sebenarnya bekerja sebagai ahli geologi di pertambangan nikel dan fotografi adalah hobi saya. Mata biru itu unik dan indah, itu adalah inspirasi saya. Biru adalah warna mata favorit saya," kata Korchnoi, seperti dikutip Dailymail, Sabtu (3/10/2020).
Pulau Buton memiliki luas 1.700 mil persegi dengan jumlah populasi di bawah 450.000 orang, yang banyak di antaranya hidup dalam suku-suku kecil yang terisolasi. Mayoritas pulau ditutupi dengan hutan hujan.
Baca Juga: Ilmuwan AS: Cacat Genetik Bisa Membuat Seseorang Sakit Covid-19 Parah
Berita Terkait
-
Selain Genetik, Asma Bisa Dipicu oleh Faktor Lingkungan atau Gaya Hidup
-
Bawaan Genetis Dapat Memengaruhi Hubungan Pernikahan, Ini Kata Ahli
-
Golongan Darah O Berisiko Kecil Alami Covid-19 Parah, Bagaimana yang Lain?
-
Mutasi Virus Corona: Apa Pentingnya dan Bagaimana Mereka Bermutasi?
-
Genom HIV Tertua Ditemukan pada Sampel Jaringan Tahun 1966!
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Serangan NFC di HP Android Naik 188%, Penipu Kini Bisa Kuras Rekening dari Jarak Jauh
-
AI Percepat Serangan Siber, CrowdStrike Sebut Industri Keuangan dalam Bahaya
-
Asus Luncurkan Laptop ProArt P16 dan ProArt P14 yang Ditenagai oleh Superchip Nvidia RTX Spark
-
Daftar HP Samsung Ini Terancam Tidak Kebagian One UI 8.5, Galaxy S22 hingga Z Fold 4 Masuk?
-
Terpopuler: Baterai Realme C100i Awet 6 Tahun, Top 3 HP Kamera Terbaik Harga Rp2 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
5 Pilihan Smart TV 32 Inch Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Canggih dengan Fitur Modern
-
Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Menurut Review Pengguna
-
5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin