Suara.com - Platform belajar online, Kelas Pintar, mengungkapkan terjadi peningkatan trafik yang begitu besar selama masa pandemi Covid-19.
CEO dan Founder Kelas Pintar, Fernando Uffie mengatakan, lonjakan trafik mulai dirasakan pada saat masa awal pandemi yang mengharuskan kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah.
"Dari mulai Februari pada saat pandemi kita langsung berbenah. Jadi memang ada adaptasi tapi tidak membutuhkan waktu lama. Karena peningkatan traffic sendiri memang tinggi sekali," ujar Fernando Uffie, saat meluncurkan layanan GURU secara virtual, Rabu (21/10/2020).
Terkait pengguna Kelas Pintar, Fernando mengklaim cakupannya mencapai seluruh Indonesia. Namun tidak bisa dipungkiri, pengguna terbanyak masih berada di pulau Jawa dan Sumatera.
"Mayoritas masih di pulau Jawa dan Sumatera. Banyak daerah yang saat ini kita sedang penetrasi. Jadi target kita berikutnya hadir di pulau-pulau luar Jawa dan Sumatera," ungkapnya.
Sebagai informasi, Kelas Pintar kembali melengkapi jajaran produknya dengan meluncurkan GURU, sebuah layanan tambahan yang akan menjadi pendamping belajar siswa diluar jam sekolah.
Kelas Pintar berharap proses belajar siswa dalam memahami materi sesuai kurikulum, bisa lebih optimal dan berkesinambungan.
"Ya, di jam sekolah, para siswa akan mendapatkan bimbingan langsung dari para guru sekolah, dan selepas itu mereka bisa belajar dengan didampingi oleh GURU dari Kelas Pintar," jelas Fernando.
Secara konten, apa yang diajarkan oleh GURU dari Kelas Pintar akan sama dengan apa yang diajarkan oleh guru di sekolah. Tujuannya adalah agar para siswa bisa mendalami apa yang dipelajarinya di sekolah dan untuk lebih menguatkan pemahaman mereka terhadap konsep pelajaran.
Baca Juga: Videografis: Tips Belajar Daring di Rumah Kala Pandemi
Layanan ini juga bisa membantu para siswa untuk mengejar ketertinggalannya dengan cara belajar di luar jam sekolah. Karena pada dasarnya, materi yang dipelajari di sekolah sama dengan yang diajarkan oleh Guru Ahli Kelas Pintar.
Selayaknya pendampingan Guru di sekolah, layanan GURU dari Kelas Pintar juga akan memberikan pendampingan belajar melalui Kelas, PR, Project Base Learning (PBL), hingga Ujian. Lengkap dengan jadwal, laporan dan analisa belajar siswa, untuk membantu siswa dalam memahami dan meningkatkan kinerja belajar mereka.
Saat ini, layanan GURU dari Kelas Pintar sudah bisa dinikmati oleh siswa SD di kelas 4, 5, 6 untuk pelajaran Matematika dan Tematik. Siswa SMP di kelas 7, 8, 9 untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, Bahasa Indonesia, IPA Terpadu dan IPS Terpadu.
Sementara untuk siswa SMA di kelas 10, 11, 12, mata pelajaran yang diajarkan meliputi Kimia, Matematika, Fisika, Bahasa Inggris, Biologi, Bahasa Indonesia, dan Matematika IPA.
Berita Terkait
-
Siswi Ngeluh Belajar Online Bunuh Diri, Pemerintah: di Masa Normal juga Ada
-
Survey: Paket Data Murah dan Jaringan Stabil Pilihan Gen-Z
-
Aplikasi Belajar Online Jadi Solusi Siswa Lulus SBMPTN Saat Pandemi
-
Aplikasi Belajar Online Jadi Alternatif Persiapan Ujian Masuk PTN
-
Tak Bisa Beli Kuota, Rizki Belajar Online di Kantor Kecamatan Serpong
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026