Suara.com - Kebutuhan webcam di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) telah meningkat, baik untuk membantu mengamankan rumah atau memberikan pengalaman zoom yang lebih baik. Alih-alih membeli webcam baru, pengguna dapat memanfaatkan atau menggunakan kembali perangkat yang telah ada karena menghemat biaya pengeluaran.
Ada beberapa perangkat seperti ponsel Android ataupun iOS tak terpakai yang bisa digunakan untuk membuat webcam. Dilansir dari The Verge, Kamis (22/10/2020), berikut cara mengubah ponsel menjadi webcam:
1. Cara menggunakan ponsel Android sebagai webcam
Anda dapat menggunakan ponsel Android sebagai webcam dengan bantuan aplikasi pihak ketiga. Ada beberapa aplikasi di Google Play Store yang mengklaim dapat mengubah perangkat Android menjadi webcam, salah satunya adalah DroidCam yang menawarkan pengaturan termudah dengan hasil paling andal.
Cukup mengunduh dan menginstal DroidCam versi gratis dari Play Store. Aplikasi ini membutuhkan perangkat yang menjalankan Android 5.0 Lollipop atau perangkat lunak yang lebih baru.
Pengembang aplikasi, Dev47Apps, membuat klien desktop untuk Windows 10 dan Linux yang perlu diunduh ke komputer. Pastikan pengguna mengunduh versi 6.2.
Setelah aplikasi Android diinstal, jalankan aplikasi di dekstop. Selama pemasangan, Anda harus mengizinkan aplikasi untuk memasang driver audio. Jika ragu, pengguna juga dapat mencentang kotak bertuliskan "Always trust software from DEV47 APPS".
Setelah aplikasi di dekstop berjalan, pengguna akan melihat opsi di dekat bagian atas jendela aplikasi yang memungkinkan menghubungkan perangkat secara nirkabel atau melalui USB.
Di bawah opsi tersebut, akan terlihat kotak di mana pengguna perlu memasukkan alamat IP perangkat Android. Pada titik ini, buka aplikasi DroidCam di ponsel. Ini akan menunjukkan alamat IP perangkat, lalu masukkan alamat IP pada dekstop dalam bidang Device IP.
Baca Juga: Hapus 16 Aplikasi Ini di Ponsel Android, Awas Kena Tagihan Dadakan
Ada dua hal yang harus dilakukan sebelum pengguna menekan tombol Start di aplikasi dekstop. Pertama, pastikan kedua kotak untuk "video" dan "audio" dicentang. Jika hanya video yang dicentang, mikrofon ponsel tidak akan menangkap suara Anda.
Selanjutnya, klik tiga titik vertikal di sudut kanan atas aplikasi Android untuk membuka pengaturan. Di sana, di bagian Kamera, Anda dapat memilih apakah akan menggunakan kamera depan atau belakang.
Kamera belakang hampir dijamin lebih mumpuni daripada kamera selfie, sehingga disarankan untuk menggunakan kamera depan.
Terakhir, tekan Start di aplikasi desktop untuk memulai koneksi. Pengguna harus melihat pratinjau umpan video di layar komputer. Jika tidak melihatnya, pastikan komputer dan perangkat Android berada di jaringan WiFi dan LAN yang sama.
Setelahnya, buka aplikasi konferensi video pilihan pengguna, seperti Zoom, Google Meet, atau Skype. Di setelan video dalam setiap aplikasi, alihkan kamera default ke DroidCam Source 2 atau DroidCam Source 3.
Untuk menjadikan mikrofon perangkat sebagai pengaturan default di aplikasi konferensi video, buka bagian mikrofon di aplikasi konferensi video dan pilih opsi Audio Virtual DroidCam. Setelahnya, Anda dapat menggunakan ponsel sebagai webcam sesuai kebutuhan.
Berita Terkait
-
Jika Tidak Ingin Kena Tipu, Hapus 23 Aplikasi Berbahaya di Ponsel Android
-
SIM Tidak Terdeteksi di Ponsel Android, Begini Cara Memperbaikinya
-
Ketahui Dua Trik Melihat Riwayat Notifikasi di Ponsel Android Anda
-
Cara Menggunakan Smartphone Android Sebagai Mouse di Windows
-
Sony Rilis Software untuk Ubah Kamera Jadi Webcam
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam