Suara.com - Regulator di Swedia telah melarang penggunaan peralatan telekomunikasi dari penyedia China, Huawei dan ZTE. Ini terjadi tepat sebelum lelang pemerintah untuk spektrum jaringan 5G yang dijadwalkan pada November 2020.
Otoritas Pos dan Telekomunikasi Swedia (PTS) telah menyatakan bahwa persyaratan lisensi mengikuti penilaian oleh Angkatan Bersenjata Swedia dan Dinas Keamanan Swedia. Ini adalah contoh lain dari negara-negara Eropa yang meninjau peran perusahaan China dalam membangun infrastruktur jaringan mereka, menyusul larangan awal dari pemerintah AS.
Sebagaimana melansir laman Gizmochina dari Aljazeera, merek-merek China telah dihadapkan dengan berbagai tuduhan terkait keamanan nasional dan spionase belakangan ini.
Pemerintah AS juga menekan negara-negara lain untuk mengikuti larangan tersebut, yang terjadi pada Inggris yang berencana mengganti semua peralatan Huawei dari infrastruktur negara itu pada 2027.
Sayangnya, Huawei dan ZTE belum memberikan pernyataan terkait hal tersebut. Selain itu, PTS telah meminta perusahaan yang mengikuti lelang untuk menghapus Huawei dan ZTE dari fungsi yang ada di pusat selambat-lambatnya 1 Januari 2025.
Berita Terkait
-
Dibekali Kirin 9000, Huawei Mate 40 Pro Cetak 690 Ribu Poin di AnTuTu
-
Bocor! Tampilan Ponsel Lipat Huawei Mate X2 5G
-
Huawei Mate 40 Series Meluncur Akhir Oktober 2020 Ini?
-
Kasih Diskon Jutaan Rupiah, Samsung Ajak Pengguna Huawei Ganti HP
-
Mau Diskon Belanja Online? Yuk Manfaatkan Promo di Momen 10.10 Hari Ini
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Arc Raiders Tembus 12 Juta Pemain, Developer Bagikan Item Game Gratis
-
33 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Januari: Sikat Paket 113-115 dan 15.000 Gems
-
Terpopuler: Realme Suguhkan HP Berkamera Superior, Ponsel GPS Akurat dan Tahan Banting untuk Ojol
-
68 Kode Redeem FF Terbaru 14 Januari: Ada Bundle Gojo, Parang Kento, dan Morse Gratis
-
Acer Gebrak Pasar dengan Aspire AI Copilot+ PC, Tipis tapi Bertenaga Monster!
-
Mudah, Begini Cara Berhenti Langganan Canva Terupdate 2026
-
Gameplay Resident Evil Requiem Bakal Muncul di RE Showcase Sebentar Lagi
-
Ancaman Siber Naik Level, ITSEC dan ADIGSI Bentuk Gerakan Nasional
-
Jadwal M7 Mobile Legends Swiss Stage Terbaru: ONIC Main Jam Berapa? Punya 1 Nyawa
-
Fitur Kamera Realme Neo 8 Terungkap: Dukung Zoom 120X dengan Desain Gaming