Suara.com - Tidak sekedar hobi, usai eSports diakui sebagai olahraga di dunia Internasional, kehidupan para pro player semakin terjamin. Baru-baru ini, mantan pegawai Moonton, Lius Andre mengungkap gaji pro player di dunia pro scene.
Mengenai estimasti gaji pro player ini disampaikan oleh Lius Andre saat dirinya tampil di video Empetalk bersama Jonathan Liandi beberapa waktu lalu.
Dalam video tersebut, Lius Andre mengungkap estimasi gaji para pro player yang berlaga di gelaran MPL. Menurutnya, Moonton memberikan peraturan mengenai jaminan minimum gaji pro player di gelaran MPL.
Disampaikan olehnya, minimum gaji para pro player di gelaran MPL sejak membentuk metode franchise league cukup menggiurkan. Rata-rata, gaji pro player dimulai di rentang harga Rp 5,4 juta yang tentu saja di atas UMR DKI Jakarta saat ini.
Namun, perlu digaris bawahi, estimasi tersebut adalah gaji minimum. Untuk beberapa pro player dengan performa luar biasa tentu mendapat total gaji yang jauh lebih fantastis.
''Di MPL itu ada minimum gaji. Ya udah gue sebutin deh ya, Rp 5,4 juta. Itu minimum ya dan bahkan itu di atas UMR di Jakarta lho ya. So, kalian kebayang dong berapa gaji untuk player MPL yang bagus berapa'' ungkap Lius Andre yang kerap disapa Ko Lius ini.
Dengan total gaji fantastis, jelas saja jika kini dunia eSports bukan lagi sekedar hobi, namun juga sangat menjanjikan di masa mendatang.
Sebelumnya, pada Asian Games 2018 lalu, eSports telah resmi masuk sebagai pertandingan eskibisi. Di tahun 2019, eSports lalu masuk menjadi bagian SEA Games yang menjadi cabang olahraga bermedali.
Baca Juga: Cara Hemat Mengelola Gaji Rp 5 Juta Hidup di Jakarta, Bisa Beli Rumah
Kalau kamu tertarik menjadi seorang pro player layaknya Lemon dan kawan-kawan dengan gaji fantastis, perlu keseriusan dalam menekuni game yang kamu sukai ya.
Tag
Berita Terkait
-
Cocok untuk Milenial! Ini 5 Profesi Paling Dicari Startup
-
Milenial yang Lagi Cari Kerja, 5 Profesi Ini Paling Dicari di Startup Loh!
-
Cara Cek Subsidi Gaji BSU Rp 600 Ribu di Kemnaker.go.id
-
Makin Ciamik, Resident Evil Village Dukung Resolusi 4K dengan Ray Tracing
-
Siap Diluncurkan, Ini Ukuran Black Ops Cold War di PC dan PS5
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP
-
Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T
-
Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo
-
Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional
-
Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang