Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19, seharusnya banyak kota yang lebih bersih dari polusi karena diberlakukan lockdown. Namun, tidak berlaku dengan kota satu ini yang justru tercatat sebagai kota dengan udara paling beracun pada tahun ini.
Yup, New Delhi merupakan ibu kota dengan kualitas udara terburuk di dunia, mengalami hari paling beracun dalam setahun pada Kamis (5/11/2020), mencatat konsentrasi partikel PM2.5 beracun pada 14 kali batas aman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Epidemi virus corona yang mengamuk, dengan lebih dari 400.000 kasus dikonfirmasi di kota berpenduduk 20 juta itu, telah meningkatkan kewaspadaan atas bahaya kesehatan yang ditimbulkan oleh kabut asap, dengan dokter memperingatkan peningkatan tajam penyakit pernapasan.
“Saat ini di Delhi, virus corona dan polusi menyebabkan kekacauan besar. Kami melihat seluruh langit tertutup asap, dan karena itu, situasi dari virus corona semakin memburuk,” kata Arvind Kejriwal, kepala menteri New Delhi dalam rekaman video di Twitter dilansir laman Aljazeera, Minggu (8/11/2020).
Partikel PM2.5 mematikan berdiameter kurang dari 2,5 mikron, dapat menembus penghalang paru-paru dan memasuki sistem darah, berpotensi menyebabkan penyakit kardiovaskular dan pernapasan termasuk kanker paru-paru, menurut WHO.
"Bangun dengan perasaan bahwa sampah beracun terjebak di tenggorokan saya," kata Rahul Ojha, seorang warga yang menandai otoritas pemerintah dalam sebuah tweet, menyalahkan mereka karena tidak bertindak.
Polusi udara New Delhi biasanya memburuk pada Oktober dan November karena para petani membakar tunggul di negara bagian sekitarnya, asap lalu lintas, dan hari-hari tanpa angin.
Badan pemantauan kualitas udara dan cuaca federal mencatat 4.135 insiden kebakaran pertanian, yang tertinggi di musim ini. Petasan yang dinyalakan untuk festival Hindu pada Rabu menambah masalah, kata beberapa orang.
Tingkat PM2,5 rata-rata adalah 370 per meter kubik udara, melebihi batas aman yang ditetapkan WHO yaitu 25 per meter kubik.
Baca Juga: Bangladesh Borong 30 Juta Dosis Vaksin Buatan AstraZeneca India
Indeks kualitas udara keseluruhan (AQI), yang mencakup polutan lain selain partikel PM2,5, melintasi 460 pada skala 500, terburuk sejak 14 November 2019.
Jika kualitas udara tetap di zona parah selama 48 jam, pihak berwenang dapat melarang kendaraan memasuki New Delhi, menghentikan konstruksi, dan menghentikan separuh mobil milik penduduk agar tidak dikendarai di jalan melalui skema ganjil-genap.
Berita Terkait
-
Kejam! Seorang Pasien Dirudapaksa oleh Dokter dan Staf Rumah Sakit
-
Usai Dihabisi, Suami Bawa Jasad Istri Naik Motor Matik Sejauh 10 Km
-
Tepati Janjinya ke Dewa, Pria Bunuh Diri Usai Dapat Pekerjaan
-
Orang Miskin dan Susah Lebih Kebal Covid-19, Studi di India Jadi Bukti
-
India Buat Aplikasi Pesan yang Aman, Siap Saingi WhatsApp dan Telegram?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation