Suara.com - Seorang pria di India nekat bunuh diri setelah mendapatkan pekerjaan lantaran menepati janji yang telah ia buat kepada Dewa.
Menyadur Gulf News, Senin (2/11/2020), pria yang diidentifikasi sebagai Naveen ini disebutkan telah membuat sumpah akan memberikan hidupnya kepada Dewa jika mendapatkan pekerjaan.
Naveen, yang merupakan warga distrik Kanyakumari, Tamil Nadu ini ditemukan tewas di rel kereta pada Kamis (29/11).
Pria berusia 32 tahun itu dilaporkan menabrakkan diri ke kereta yang tengah melaju, beberapa minggu setelah mendapatkan pekerjaan di bank.
Sebuah catatan bunuh diri ditemukan di saku Naveen.
Investigasi mengungkap Naveen merupakan lukusan teknik dan telah menganggur selama beberapa tahun terakhir.
Karena lama menganggur, Naveen disebutkan terdorong untuk membuat sumpah akan menyerahkan hidupnya ke dewa jika kelak mendapatkan pekerjaan.
Awal Oktober ini, Naveen diterima sebagai asisten manajer di sebuah bank terkemuka di Mumbai. Baru beberapa minggu bekerja, ia pergi kota Marthandam untuk bertemu teman.
Dalam perjalanan, polisi menyebutkan Naveen tiba-tiba mengambil langkah ekstrem ini dan mengakhiri hidupnya.
Baca Juga: Orang Miskin dan Susah Lebih Kebal Covid-19, Studi di India Jadi Bukti
Kepolisian menemukan jasad Naveen pada Jumat (30/11), dan kini tengah melakukan penyelidikan kemungkinan penyebab lain aksi bunuh diri pria itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lawan Pelecehan Seksual di Kereta Api, KAI: Fokus Tindak Pelakunya, Bukan Salahkan Korban
-
DPR Tegaskan Kedaulatan Udara RI Mutlak, Militer AS Tak Bisa Asal Melintas
-
Rustam Effendi Tuding Pratikno Jadi Otak di Balik Isu Ijazah Jokowi: Pak Prabowo Harus Tahu!
-
Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi
-
Serangan Trump ke Iran Upaya Mengelak dari Epstein Files? Begini Kata Presiden AS
-
Rano Karno: Ikan Sapu-Sapu Jakarta Mau Diolah Seperti di Brasil
-
Hizbullah vs Israel Masih Memanas, Emmanuel Macron Tegaskan Dukungan untuk Lebanon
-
Blokade Selat Hormuz Memanas, Militer AS Klaim Usir 27 Kapal dalam Sepekan
-
Resmi! Ini Daftar Majelis Hakim yang Bakal Adili 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Bukan THR Biasa, KPK Bongkar Suap Bupati Rejang Lebong ke Oknum Aparat