Suara.com - Obat kumur mulut dilaporkan dapat membunuh virus Corona (Covid-19), dalam 30 detik setelah pengujian di laboratorium.
Hasil awal dari penelitian Universitas Cardiff yang belum ditinjau oleh rekan sejawat, menunjukkan tanda-tanda menjanjikan dari penggunaan obat kumur mengandung setidaknya 0,07 persen cetypyridinium chloride (CPC) yang mampu memerangi virus.
Para ilmuwan melakukan tes di laboratorium universitas dengan meniru kondisi saluran hidung atau orofaring manusia dan menggunakan merek obat kumur termasuk Dentyl.
Laporan yang berjudul The Virucidal Efficacy of Oral Rinse Components Against SARS-CoV-2 In Vitro, tersebut juga mendukung penelitian lain yang diterbitkan minggu lalu, yang menunjukkan bahwa obat kumur berbasis CPC efektif dalam mengurangi viral load Covid-19.
Uji klinis selanjutnya akan memeriksa seberapa efektif obat kumur yang dijual bebas, dalam mengurangi tingkat Covid-19 dalam air liur pasien Covid-19 di University Hospital of Wales di Cardiff. Hasil uji klinis diharapkan bisa dipublikasikan pada awal 2021.
Dentyl adalah satu-satunya merek obat kumur Inggris yang deigunakan dalam uji klinis selama 12 minggu oleh tim yang dipimpin Profesor David Thomas dari Universitas Cardiff.
"Meskipun studi in-vitro ini sangat menggembirakan dan merupakan langkah positif, lebih banyak penelitian klinis sekarang sangat diperlukan," kata Dr Thomas, seperti dikutip Independent, Rabu (18/11/2020).
Penelitian tersebut juga mendapat dukungan dari Dr Nick Claydon, spesialis periodontologi, karena obat kumur berbasis CPC dapat menjadi tambahan penting untuk rutinitas setiap orang, ditambah dengan langkah-langkah kesehatan lainnya seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak fisik, baik sekarang maupun di masa depan.
Baca Juga: Waduh! Ilmuwan Peringatkan Rapid Test Covid-19 Kurang Akurat
Berita Terkait
-
Terkuak, Bakteri Dapat Bertahan di Stasiun Luar Angkasa Selama 1 Tahun
-
Ilmuwan Konfirmasi Sinyal Radio Pertama dari Dalam Bimasakti
-
Ilmuwan Temukan Fosil Pertama dari Kasus Kembar Identik
-
Peneliti China dan Jerman Temukan "Obat" Herbal Gejala Covid-19
-
Imutnya! Ilmuwan Temukan Dua Spesies Mamalia Baru
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS
-
32 Kode Redeem FC Mobile 31 Maret 2026, Siap Hadapi Kiper Raksasa 270 Cm?
-
35 Kode Redeem FF 31 Maret 2026, Bocoran Event Kolaborasi Gintama dan Squad Beatz Bulan April
-
HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh
-
Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia
-
Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?
-
10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini
-
Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games
-
Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500
-
REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air