Suara.com - Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), pada Kamis (19/11/2020) mengatakan bahwa telah tersedia cara cek hoaks di WhatsApp yang diyakini bisa memudahkan publik terhindar dari informasi bohong dan menyesatkan di internet.
Mafindo bersama WhatsApp telah mengembangkan chatBot Kalimasada yang bisa dijadikan alat atau wadah bagi publik yang ingin memeriksa apakah sebuah informasi hoaks atau bukan.
"Caranya mudah, pengguna bisa langsung mengetik kata kunci dengan menghubungi nomor Kalimasada di +62-859-2160-0500," jelas Ketua Presidium Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, Kamis (19/11/2020).
Septiaji memaparkan, ChatBot Kalimasada ini memiliki database berjumlah lebih dari 6.000 artikel. Artikel tersebut berisi tentang informasi kabar yang beredar di masyarakat, baik itu isu Covid-19, politik, hingga sosial.
"Artikel-artikel ini otomatis bisa diakses lewat Kalimasada. Ketika tim kami sudah mengunggah artikel di website, maka mereka langsung bisa mengakses lewat chatbot tersebut," tambah Septiaji.
Selain menemukan kata kunci, Septiaji menjelaskan bahwa Kalimasada juga sudah diberi fitur tambahan. Misalnya, ketika masyarakat ingin mengetahui isu terbaru, mereka tinggal mengakses berita tersebut lewat menu dan sekaligus membagikannya lewat pesan.
"WhatsApp merupakan aplikasi populer bagi masyarakat Indonesia. Banyak dari mereka yang bisa menggunakan WhatsApp tetapi tidak bisa mencari informasi di internet. Dengan ini, Kalimasada diharapkan menjadi solusi bagi mereka yang ingin mengetahui kebenaran kabar yang beredar," beber dia.
Sebelumnya WhatsApp juga mengatakan telah memblokir secara permanen sekitar 2 juta akun yang diyakini menyebarkan hoaks di Indonesia.
Baca Juga: Sebanyak 2 Juta Akun WhatsApp Diblokir Demi Cegah Penyebaran Hoaks
Berita Terkait
-
WhatsApp Hadirkan Fitur Daftar Langsung di iPad, CarPlay Makin Pintar hingga Edit PDF
-
Sudah Hapus Ribuan Foto tapi Memori WhatsApp Tetap Penuh? Ini 3 Cara Mengatasinya
-
Mengucapkan Belasungkawa dengan Stiker WhatsApp, Etis atau Tidak?
-
WhatsApp Ubah Cara Tampilkan Status Online, Kini Pakai Fitur Titik Hijau
-
Fitur Username WhatsApp: Inovasi atau Sekadar Gimmick?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim