Suara.com - Mate dan P series milik Huawei biasanya diluncurkan secara berselingan. Bocoran anyar, Huawei P50 diprediksi bakal ditenagai chipset gahar terbaru perusahaan, Kirin 9000.
Mengingat Huawei Mate 40 series sudah rilis pada Oktober 2020, berarti kita bisa menunggu giliran Huawei P50 untuk keluar. Sebagai informasi, Huawei P40 series telah diluncurkan pada April 2020 lalu.
Berdasarkan siklus tahunan, HP baru Huawei P50 series diyakini bakal dirilis pada April 2021 atau mungkin lebih cepat pada akhir kuartal pertama 2021.
Blog teknologi The Elec melaporkan bahwa Samsung Display dan LG Display bersiap memasok panel OLED pada HP flagship terbaru.
Samsung Display telah memperoleh lisensi untuk berdagang dengan Huawei pada Oktober 2020 sementara LG Display juga melakukan kerja sama serupa.
Dikutip dari GSM Arena, Huawei P50 diyakini akan menggunakan chipset Kirin 9000. Ini merupakan hal normal mengingat chipset Kirin yang debut pada Mate series biasanya dipakai lagi pada P series berikutnya.
Namun mengingat tahun 2000 adalah "tak biasa" maka hal tersebut semacam kemenangan bagi Huawei.
Perusahaan telah menimbun beberapa juta chip Kirin 9000 untuk digunakan di ponselnya sebelum sanksi memutuskan mereka dari TSMC.
Mungkin sebagian dari pasokan itu dibebaskan, terutama karena flagship Honor baru tidak akan menggunakan Kirin. Atau kemungkinan Huawei berharap TSMC juga dapat memperoleh lisensi dan melanjutkan pengiriman chip ke Huawei.
Baca Juga: Sah! Qualcomm Mendapat Izin Menjual Chip 4G ke Huawei
Qualcomm dan MediaTek sama-sama mengajukan permohonan lisensi, jadi perusahaan tidak dalam bahaya terkait ketersediaan chipset.
Namun secara alami, perusahaan lebih suka menggunakan chipset Kirin miliknya sendiri, sehingga ini nampak seperti kemenangan. Pada 2019 flagship Huawei (P dan Mate series) telah terkirim 44 juta unit.
Mereka bersaing ketat dengan flagship Samsung (S dan Note series) yang mencapai 45 juta unit. Jika bocoran ini benar, HP baru Huawei P50 series dengan Kirin 9000-nya bisa menjadi kompetitor yang cukup ketat bagi Samsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh