Suara.com - Sebuah situs kencan baru dirancang secara khusus untuk orang-orang yang botak atau memiliki rambut menipis. Disebut Bald Dating, situs perjodohan ini bertujuan membantu orang-orang tanpa rambut supaya bisa menemukan pasangan yang lebih menyukai penampilan khas ini.
"Menjadi botak bisa sangat sulit bagi sebagian orang dan mereka kehilangan percaya diri. Bald Dating dibuat untuk menunjukkan bahwa menjadi botak tidak masalah. Ada banyak orang yang tidak keberatan Anda botak dan bahkan ada orang lain yang lebih menyukainya," tulis situs perjodohan itu dalam kolom deskripsi.
Untuk bergabung, anggota hanya harus mengisi informasi pribadi dasar seperti nama, umur, jenis kelamin, dan ketertarikan.
Dilansir dari New York Post pada Rabu (25/11/2020), situs ini dibuat oleh "Niche Dating Man", David Minns, yang sebelumnya meluncurkan situs kencan untuk lelaki dengan alat kelamin "mungil" dan aplikasi pencari cinta "ekstrem" yang hanya memasangkan pengguna dengan jarak usia 20 tahun.
Bald Dating memiliki beberapa fitur seperti tombol suka, kemampuan untuk segera menghubungi pengguna yang disukai, kemampuan untuk memblokir pengguna lain yang menyamar, dan tidak memerlukan foto.
Situs ini juga melarang gambar yang terbuka dan terlalu seksual serta menawarkan keanggotaan gratis dengan peningkatan VIP segera hadir.
Minns yang tidak memiliki rambut terinspirasi untuk membuat situs kencan terbarunya usai melihat berita Hatfishing, di mana lelaki merasa malu karena botak atau kekurangan rambut dan bersembunyi di balik topi pada foto profil aplikasi kencan.
Berita Terkait
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Komdigi Bongkar 9.263 Kasus Pembajakan Digital, Situs Ilegal Jadi Ancaman Terbesar Industri Kreatif
-
Bukan Situs Ilegal! Ini Deretan Platform Resmi untuk Streaming Piala Dunia 2026
-
Menyusuri Al Balad, Kota Tua Jeddah yang Menyimpan Jejak Peradaban Berabad-Abad
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim