Suara.com - Beberapa tahun terakhir, banyak raksasa teknologi yang berlomba-lomba menciptakan sistem AI lebih baik. Salah satunya adalah NEON, sebuah produk yang dikembangkan oleh laboratorium Samsung dengan sebutan "Artificial Human" atau "Manusia Buatan".
Berkat konfirmasi dari petinggi perusahaan, NEON diyakini dapat tersedia di HP pintar sebentar lagi (meski dalam tahap pengujian).
NEON merupakan "makhluk virtual" yang dibuat secara komputasi di mana ia terlihat berperilaku seperti manusia.
Melalui Twitter, Pranav Mistry, CEO dari STAR (Samsung Technology and Advanced Research) Labs memamerkan foto NEON Frame, sebuah portal seukuran aslinya yang membawa NEON ke dunia nyata.
Salah satu produk lain yaitu NEON View. Laporan dari CNet, NEON View adalah versi asisten virtual yang hadir di perangkat seluler.
Asisten akan dapat mempelajari keterampilan dan membentuk ingatan pada memorinya. Tak seperti asisten AI saat ini, NEON memiliki wajah dan dapat berkomunikasi serta menunjukkan emosi seperti manusia.
Ketika NEON Frame dipamerkan di Twitter, terdapat leaker Ice Universe yang menanyakan apakah NEON sudah bisa digunakan pada HP pintar.
Sang CEO menjawab bahwa NEON sudah ada di ponselnya dan masih dalam tahap pengujian.
"Itu (NEON) sudah ada di ponsel saya. Dalam fase pengujian. Anda bisa melihatnya sebelum Natal," kata Pranav Mistry saat menjawab pertanyaan dari Ice Universe.
Baca Juga: Bocoran Terbaru, Huawei P50 Bawa Chipset Kirin 9000 dan Layar OLED Samsung
Dikutip dari Gizmochina, NEON dapat diprogram untuk melakukan beberapa hal. Menurut detail di situs resminya, NEON bisa menjadi guru, instruktur yoga, narator, reporter dan banyak lagi.
Wawancara CNET awal tahun ini dengan Pranav Mistry mengatakan bahwa asisten virtual tidak akan menjadi pengganti Bixby atau asisten AI lainnya. Masih belum jelas mengenai perangkat yang bakal dijejalkan dengan NEON.
Manusia virtual ini dikembangkan memiliki kepribadiannya yang membuatnya seolah-olah nampak hidup, berkomunikasi, dan berperilaku seperti kita. Terkait peluncuran secara komersial, sang CEO belum memberikan bocoran.
Namun NEON yang dikembangkan oleh laboratorium Samsung ini diprediksi bisa menjadi sistem AI lebih baik di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2
-
5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor
-
Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi
-
Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
-
OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu
-
5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya
-
Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki
-
Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman