Suara.com - Samsung diperkirakan segera meluncurkan seri Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra pada 14 Januari mendatang. Kini informasi terbaru menyebutkan bahwa perangkat akan memiliki peningkatan di sensor sidik jari.
Dikutip dari Gizmochina, Kamis (10/12/2020), seorang leakers bernama Ice Universe mengatakan bahwa Samsung telah meningkatkan sensor Ultrasonic Fingerprint pada Galaxy S21.
Sensor ini akan menjadi pembaruan pertama sejak dipakai pada Galaxy S10 yang diperkenalkan 2019 lalu.
Tidak seperti sensor lain, Ultrasonic Fingerprint ini menggunakan gelombang suara untuk membaca sidik jari pengguna. Begitu pengguna menyentuh area sensor, maka tekanan jari akan mengirimkan energi listrik.
Denyut ini akan mendorong 'Sensor Sonic 3D' yang bakal membaca dan mengautentikasi jari tersebut. Namun kenyataannya, sensor sidik jari yang telah dimiliki Galaxy S10 tidak sesuai harapan.
Akan tetapi, hal itu bakal ditepis lewat peningkatan Ultrasonic Fingerprint baru pada Galaxy S21 ini. Leakers mengatakan bahwa sensor akan berukuran 8 x 8 = 64mm dan menghasilkan kecepatan 1,77 kali lebih tinggi dari sebelumnya.
Meski begitu, peningkatan ini masih belum bisa dipastikan lantaran Samsung belum memberikan informasi apapun mengenai spesifikasi seri Galaxy S21.
Berita Terkait
-
Bakal Ditunda: Peluncuran Samsung Galaxy Z Flip 2
-
Hanya 6 Juta Samsung Galaxy S21 yang Akan Diproduksi
-
Samsung Galaxy S21 Plus Muncul di Geekbench, Ini Skor dan Spesifikasinya
-
Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra
-
Bocor! Samsung Galaxy S21 Ultra Akan Miliki Layar Resolusi QHD+
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
HP Gaming Lenovo Legion Y70 2026 Terlihat di Geekbench, Baterai Diklaim Tahan 19 Jam
-
2 Rekomendasi iPhone Turun Harga Terbaik 2026, Versi David GadgetIn
-
'Duta Artikulasi' Minta Maaf, Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Jadi Bahan Meme
-
Bocoran Vivo X500 Series Muncul, Ukuran Layar dan Kamera 200MP Mulai Terungkap
-
TikTok Shop Bantu Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara, Penjualan LIVE Naik hingga 50 Kali Lipat
-
Spesifikasi iPhone 17e di Indonesia: Pakai Chip Apple A19, Harga Lebih Miring
-
AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual
-
Fitur Baru iOS 26.5 yang Resmi Meluncur, Begini Cara Menginstalnya dengan Mudah!
-
Tecno Spark 50 Resmi Rilis di Indonesia, HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 7000mAh
-
HP Flagship Kamera Leica Anyar, Harga Xiaomi 17 Max Bakal Kompetitif