Suara.com - PUBG Mobile kembali mengumumkan telah memblokir 2 juta pemain dalam gamenya. Pemblokiran ini diberlakukan dari 11-17 Desember, setelah dimulainya event Frost Festival.
"Dari 11-17 Desember, sebanyak 2.127.454 akun telah ditangguhkan secara permanen," tulis PUBG Mobile lewat akun Twitternya.
Frost Festival sendiri telah dimulai pada 9 Desember lalu. Event ini memungkinkan para pemain untuk menjelajahi peta battle royale yang tertutup salju dan mengumpulkan kostum unik seperti Wishing Treeman.
Kostum ini bisa membuat karakter pemainnya menjadi pohon yang yang dirangkai dengan cahaya. Sayangnya, event tersebut justru menjadikan para pemain PUBG melakukan banyak cheat dan mod di gamenya.
PUBG juga memberikan alasan mengapa mereka diblokir dari game. Melalui akun Twitter, pengembang PUBG beralasan bahwa pemblokiran terjadi karena adanya X-Ray Vision, Auto Aim Hacks, dan memodifikasi model karakter.
Dalam rinciannya, pemblokiran akun paling banyak terjadi untuk rank terendah di game, Bronze dengan 22 persen. Sedangkan untuk pangkat tertinggi atau Conqueror memiliki persentase pemblokiran hingga 2 persen.
Ini bukan pertama kalinya PUBG memblokir jutaan penggunanya dalam satu minggu. Pada 20-27 Agustus 2020, PUBG telah memblokir lebih dari dua juta pengguna.
Meski begitu, PUBG Mobile menjadi salah satu game paling populer untuk saat ini. Game ini merupakan salah satu dari lima game mobile yang menghasilkan lebih dari 1 miliar dolar AS (Rp 14,3 triliun) sepanjang tahun 2020.
PUBG Mobile menempati posisi teratas dari Honor of Kings, Pokemon GO, Coin Master, dan Roblox, dengan menghasilkan pendapatan lebih dari 2,6 miliar dolar AS atau setara Rp 37,1 triliun.
Baca Juga: Ejek BTR Ryzen, Sarah Viloid Panen Hujatan Fans PUBG Mobile
Tag
Berita Terkait
-
PUBG Mobile Raih Rekor Dunia dari Lapangan Banteng Jakarta
-
Game Survival Baru dari Kreator PUBG Telah Tiba, Early Access Dibuka
-
41 Ribu Siswa di Nias Nikmati Sekolah Gratis Program PUBG Mulai Tahun Depan
-
Pemerintah Korsel Turun Tangan usai Game PUBG Terancam Diblokir Prabowo
-
PUBG Mobile Terancam Diblokir Prabowo, Komdigi Minta Game Online Patuh Aturan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?