Suara.com - Huawei resmi memperkenalkan smartphone terbaru Nova 8 dan Nova 8 Pro di China. Ponsel ini mengusung refresh rate tinggi, chipset Kirin 985, dan kamera utama 64MP, hingga dukungan 5G.
Huawei Nova 8 tersedia dengan warna silver, ungu, hijau, dan hitam. Ponsel ini dihargai 3.299 yuan atau Rp 7,1 juta untuk varian 8GB/128GB dan 3.699 yuan atau Rp 8 juta untuk varian 8GB/256GB.
Sedangkan untuk Huawei Nova 8 Pro memiliki model warna yang sama dengan Nova 8. Teruntuk harga, ponsel dibanderol 3.999 yuan atau Rp 8,7 juta untuk 8GB/128GB dan 4.399 yuan atau Rp 9,5 juta untuk 8GB/128GB.
Dilansir dari GSM Arena, Kamis (24/12/2020), berikut spesifikasi Huawei Nova 8 dan Nova 8 Pro
Layar
Huawei Nova 8 menghadirkan layar FHD+ OLED 6,57 inci dengan refresh rate 90Hz. Layar tersebut juga memiliki pemindai sidik jari dan kamera selfie punch-hole di tengah.
Huawei Nova 8 Pro, ponsel mengusung layar FHD+ OLED 6,72 inci dengan refresh rate 120Hz. Layar depan mengusung dua kamera selfie dengan bentuk pil di bagian kiri dan juga pemindai sidik jari dalam layar.
Kamera
Huawei Nova 8 memiliki empat kamera belakang dan satu lampu flash yang disusun secara elips. Kamera utama berbentuk lebih besar dengan sensor 64MP.
Baca Juga: Diduga Huawei Nova 8 Pro, Wujud HP Baru Ini Muncul ke Publik
Kemudian sensor tambahan terdiri dari ultrawide 8MP, makro 8MP, dan indepth 2MP. Kamera depan punch-hole memiliki ukuran 32MP.
Sedangkan Huawei Nova 8 Pro memiliki desain dan sensor kamera belakang yang sama dengan Huawei Nova 8. Namun kamera depan berukuran pil yang berisi dua kamera dengan sensor utama 16MP dan ultrawide 32MP.
Performa
Kedua ponsel sama-sama mengusung chipset Kirin 985 yang dipadukan dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 128GB atau 256GB. Perangkat tersebut juga menggunakan sistem operasi Android 10 dengan EMUI 11 dan sistem HMS Huawei.
Baterai
Huawei Nova 8 memiliki kapasitas baterai 3.800mAh, sedangkan Nova 8 Pro menggunakan 4.500mAh. Kedua ponsel sama-sama mendukung pengisian daya cepat hingga 66W.
Huawei Nova 8 dan Nova 8 Pro akan tersedia di China pada 30 Desember 2020. Belum ada informasi apakah perangkat tersebut juga dipasarkan di luar China, termasuk Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi