Suara.com - Tren bekerja jarak jauh di tengah pandemi virus Corona (Covid-19), menjadi ladang baru bagi para pelaku kejahatan siber di tahun 2020.
Trend Micro memprediksi hal tersebut terus berlanjut di tahun 2021 dengan secara khusus memfokuskan pada jaringan rumah dan perangkat lunak.
Menurut laporan yang dibeberkan oleh Laksana Budiwiyono selaku Country Manager Trend Micro Indonesia, ada beberapa tips untuk mengurangi ancaman kejahatan siber di tahun 2021. Berikut ini empat tips yang bisa dilakukan:
1. Mendorong edukasi dan pelatihan karyawan
Pelaku kejahatan siber akan terus memanfaatkan ketakutan seputar Covid-19 dan karyawan harus diberi tahu tentang taktik atau kemungkinan vektor serangan.
Organisasi harus memperkuat pengetahuan tentang ancaman dan memperluas praktik terbaik ke rumah. Beri tahu karyawan hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat bekerja dari jarak jauh dan anjurkan agar tidak menggunakan perangkat pribadi.
2. Pertahankan kontrol akses yang ketat pada perusahaan dan jaringan rumah
Organisasi harus fokus membuat kebijakan berbasis keamanan dan rencana tanggapan insiden yang mencakup parameter operasi.
Ini akan memperkuat layanan, workstation, dan data perusahaan sekaligus memberdayakan bisnis untuk bekerja dari jarak jauh. Organisasi diharapkan tidak menaruh kepercayaan kepada siapa pun (zero-trust).
Baca Juga: Indonesia Jadi Target Utama Serangan Malware di Dunia Terkait Covid-19
3. Menggandakan praktik terbaik keamanan dan program manajemen patch
Sangat penting untuk memperbarui dan menambal aplikasi serta sistem yang lebih rentan dari sebelumnya secara rutin.
4. Meningkatkan deteksi ancaman dengan bantuan ahli
Gunakan atau minta bantuan ahli keamanan untuk meningkatkan deteksi ancaman dan penanganan insiden sepanjang waktu di beban kerja cloud, email, PC, jaringan, dan server.
Dapatkan wawasan yang lebih baik tentang serangan siber dan prioritaskan peringatan keamanan melalui intelijen ancaman komprehensif dan solusi terdepan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
6 Alasan iPhone Sangat Worth It untuk Pemakaian Jangka Panjang di 2026
-
17 Kode Redeem MLBB 3 Februari 2026 Terbaru: Ada Skin Eksklusif hingga Diamond Gratis
-
31 Kode Redeem FF 3 Februari 2026 Terbaru: Ada Skin SG2, Emote Langka, dan Bundle Eksklusif Gratis
-
Acerpure Clean V2 Resmi Hadir, Vacuum Cordless Ringan dengan Fitur Canggih Khusus Pemilik Hewan
-
Dua Eksekutif Teknologi Senior Siap Pacu Akselerasi Cloud dan AI di Asia Tenggara
-
Xiaomi Pad 8 Global Muncul di Geekbench: Siap ke Indonesia, Pakai Chip Kencang Snapdragon
-
Siapa Daud Tony? Viral Ramal Kejatuhan Saham dan Kripto, Harga Perak Meroket
-
5 Rekomendasi Smartwatch Terbaik di Bawah Rp1 Jutaan, Spek Canggih!
-
Xiaomi Rilis Monitor Gaming Anyar: Tawarkan Refresh Rate 200 Hz, Harga Kompetitif
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 3 Februari 2026, Ada Jujutsu Kaisen Monster Truck Gratis