5. Data apa yang akan disimpan WhatsApp dan di mana
Kebijakan privasi baru WhatsApp mengatakan bahwa meskipun kamu tidak menggunakan fitur terkait lokasi, itu akan mengumpulkan alamat IP dan informasi lain seperti kode area nomor telepon perkirakan lokasi umum kamu (kota, negara).
Juga disebutkan dalam kebijakan privasi bahwa WhatsApp akan menggunakan data global Facebook pusat, termasuk yang ada di AS untuk menyimpan data. Ini bukan bagian dari kebijakan privasi WhatsApp sebelumnya juga.
6. Menghapus akun WhatsApp tidak akan 'mengamankan' data kamu
Jika kamu menghapus akun WhatsApp langsung dari aplikasi, itu tidak berarti data juga telah dihapus.
“Ketika kamu menghapus akun, itu tidak mempengaruhi informasi yang terkait dengan grup yang kamu buat atau informasi yang dimiliki pengguna lain yang berkaitan dengan kamu, seperti salinan pesan yang kamu kirimkan kepada mereka”, kata kebijakan tersebut.
Kamu harus menggali lebih dalam untuk menghapus data dari WhatsApp jika ingin menghapus akun.
7. Hati-hati saat berinteraksi dengan Bisnis di WhatsApp
“Saat kamu mengirim pesan bisnis di WhatsApp, perlu diingat bahwa konten kamu mungkin terlihat oleh beberapa orang dalam bisnis itu," kata kebijakan tersebut.
Baca Juga: Update WhatsApp, Kini Wajib Berbagi Data dengan Perusahaan Facebook Lain
Apa ini Artinya, jika berinteraksi bisnis di WhatsApp, kamu tidak tahu caranya data kamu sedang digunakan dan dapat dibagikan dengan penyedia layanan pihak ketiga.
"Sebuah bisnis dapat memberikan akses kepada penyedia layanan pihak ketiga tersebut ke komunikasinya mengirim, menyimpan, membaca, mengelola, atau memprosesnya untuk bisnis,” catat Kebijakan pribadi.
8. Hal penting lainnya yang perlu diketahui
Kamu memiliki waktu hingga 8 Februari untuk menerima syarat dan ketentuan baru WhatsApp. Sebuah pop-up
up akan muncul di smartphone untuk menginformasikan tentang perubahan tersebut.
Jika tidak menerima perubahan, maka akun kamu akan dihapus tetapi data kamu tidak akan.
Kebijakan privasi - seperti kebanyakan dokumen semacam itu - penuh dengan hukum dan teknis jargon. Namun, satu hal yang jelas bahwa apa pun otonomi kecil WhatsApp telah, sekarang berakhir.
WhatsApp benar-benar produk Facebook sekarang dan sejarah bagaimana media sosial memperlakukan data pengguna mungkin akan menjadi perhatian bagi sebagian orang.
Berita Terkait
-
Disebut Akhiri Layanan Januari 2021, Ini Kata WhatsApp
-
Stop Layanan di Ponsel Jadul, Begini Penjelasan WhatsApp
-
Mulai 1 Januari, Spesifikasi Smartphone Ini Tak Bisa Pakai WhatsApp
-
Curhat Perempuan Blokir WA Mantan Pacar, Malah Dipakai Tempat Nitip Tugas
-
Messi Punya Grup WhatsApp Bareng Suarez dan Neymar, Bicarakan Apa Saja?
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Penutupan Piala Dunia 2026 Jam Berapa? Ini Jadwal Closing Ceremony FIFA World Cup
-
Mencekam! Hujan Rudal Iran Sasar Hanggar Pesawat Tempur Amerika Serikat
-
Warga Menteng Berharap Liga Aspal Tak Lagi Digelar di Jalanan
-
Terancam Sanksi FIFA, Argentina Diinvestigasi usai Selebrasi Kontroversi
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 19 Juli 2026, Siap-siap Cuan Besar
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
Tentara Israel Larang Azan Subuh di Betlehem, Usir Paksa Jemaah Masjid Desa Husan
-
Donald Trump Siap Serahkan Trofi Juara di Final Piala Dunia 2026
-
Skandal Investasi? Pejabat AS Raup Untung Fantastis dari IPO SpaceX
-
Review Series A Good Girl's Guide to Murder, Misteri Hilangnya Siswi Populer