Suara.com - Platform dagang online Tokopedia mengaku telah menerima somasi terkait penjualan produk dan atribut FPI dalam layanannya. Somasi itu juga telah ditanggapi.
Ekhel Chandra Wijaya, External Communications Senior Lead Tokopedia, dalam pernyataan yang diterima Suara.com di Jakarta, Kamis (4/2/2021) mengatakan bahwa pihaknya telah menerima somasi tersebut dan sudah menanggapinya.
"Sudah diterima dan direspon," kata dia.
Lebih lanjut, terkait somasi berisi keberatan akan penjualan produk serta atribut FPI di platfom Tokopedia, Ekhel mengatakan bahwa, "pihaknya selalu mendukung upaya dan keputusan pemerintah, maka penjualan atribut ormas yang dimaksud tidak lagi difasilitasi di platform Tokopedia."
"Jika masih menemukan produk yang melanggar, baik syarat dan ketentuan platform maupun hukum yang berlaku di Indonesia, masyarakat bisa ikut melaporkannya melalui fitur Laporkan yang ada di pojok kanan atas setiap halaman produk," jelas Ekhel.
Keberatan atas penjualan produk berlambang FPI di Tokopedia berkaitan dengan keputusan pemerintah pada 30 Desember 2020 yang menyatakan FPI sebagai organisai terlarang.
Selain itu pada awal Januari 2021, kepolisian juga mengeluarkan maklumat yang isinya antara lain melarang penggunaan simbol serta atribut FPI di dalam wilayah Indonesia.
Saat berita ini ditayangkan, Suara.com sudah tak menemukan lagi produk atau atribut FPI di Tokopedia.
Baca Juga: Puluhan Terduga Teroris Sulawesi Dibawa ke Jakarta, 19 Orang Anggota FPI
Berita Terkait
-
Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk
-
Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China
-
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
-
Tolak Komando AS di BoP! FPI Desak Prabowo Batalkan Rencana Kirim 8 Ribu TNI ke Gaza
-
FPI Layangkan Surat Resmi, Desak Presiden Prabowo Tarik Indonesia dari Board of Peace
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
23 Kode Redeem FC Mobile 14 April 2026, Kejutan Spesial EA dan Persiapan Event Baru
-
Tips Memilih Power Bank yang Aman Dibawa Naik Pesawat, Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
24 Kode Redeem FF 14 April 2026, Siap-siap Mystery Shop Kolab Gintama Segera Rilis di Server Indo
-
Strategi PB ESI Siapkan Timnas Indonesia untuk Ajang Global ENC 2026
-
Bocoran Harga Redmi K90 Max, HP Gaming dengan Dimensity 9500 dan RAM 16 GB
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Bocor, Usung Layar OLED 185Hz dan Snapdragon 8 Elite
-
IGRS Kembali Trending, Spoiler Penting Game James Bond 007 First Light Bocor
-
Oppo F33 Pro 5G Muncul di Google Play Console, Bawa RAM 8GB dan Baterai 7000mAh Jelang Rilis
-
5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh