Suara.com - Sedikitnya 200 orang hilang di India utara setelah sepotong gletser Himalaya putus, mengirimkan banjir besar dan puing-puing menabrak dua bendungan dan menyapu jalan serta jembatan.
Sembilan mayat telah ditemukan, Surjeet Singh, seorang pejabat polisi mengatakan kepada Associated Press dikutip Dailymail, Senin (8/2/2021) dan operasi putus asa telah diluncurkan untuk menyelamatkan sekitar 17 orang yang terperangkap di sebuah terowongan.
Sebagian dari gletser Nanda Devi pecah di daerah Tapovan negara bagian Uttarkhand pada Minggu pagi, merusak proyek pembangkit listrik tenaga air Rishiganga dan Dhauliganga serta rumah-rumah di daerah tersebut.
Semburan air besar-besaran merobek lembah sungai Dhauliganga, menghancurkan semua yang dilewatinya, video yang direkam oleh penduduk yang ketakutan menunjukkan.
"Ada awan debu saat air lewat. Tanah bergetar seperti gempa bumi," kata penduduk setempat Om Agarwal kepada sebuah stasiun TV India.
Sebagian besar dari mereka yang hilang adalah pekerja di dua pembangkit listrik yang dilanda banjir, setelah sebagian besar gletser Nanda Devi tergelincir dari lereng gunung lebih jauh ke hulu.
"Ada 50 pekerja di pabrik Rishi Ganga dan kami tidak memiliki informasi tentang mereka. Sekitar 150 pekerja berada di Tapovan," jelas kepala polisi negara bagian Uttarkhand Ashok Kumar.
Sekitar 20 orang terjebak di dalam terowongan. Hingga saat ini masih diicoba enjangkau para pekerja yang terperangkap.
Vivek Pandey, juru bicara paramiliter Pasukan Perbatasan Indo Tibet mengatakan pembangkit listrik tenaga air Rishiganga hancur, sedangkan pembangkit listrik tenaga air Dhauliganga rusak.
Baca Juga: Survei di India Prediksi 290 Juta Warga di Sana Telah Terinfeksi Covid-19
Keduanya berada di Sungai Alaknanda, yang mengalir dari pegunungan Himalaya hingga Sungai Gangga.
Dengan jalan utama yang tersapu air, terowongan itu dipenuhi lumpur dan bebatuan dan tim penyelamat paramiliter harus menuruni lereng bukit dengan tali untuk mendapatkan akses ke pintu masuk.
Ratusan pasukan dan paramiliter bersama dengan helikopter militer dan pesawat lainnya telah dikirim ke wilayah tersebut untuk melakukan upaya penyelamatan.
Pihak berwenang telah mengosongkan dua bendungan untuk menghentikan air banjir mencapai Sungai Gangga di kota Rishikesh dan Haridwar, di mana orang dilarang mendekati tepi sungai suci, kata para pejabat.
Desa-desa di lereng bukit yang menghadap ke sungai dievakuasi, tetapi saat malam tiba, pihak berwenang mengumumkan bahwa bahaya banjir utama telah berlalu.
Empat belas gletser menghadap ke sungai di taman nasional Nanda Devi - topik studi ilmiah karena meningkatnya ketakutan akan perubahan iklim dan penggundulan hutan.
"Longsoran salju adalah fenomena umum di daerah tangkapan air. Tanah longsor besar juga sering terjadi," ujar M.P.S. Bisht, direktur Uttarakhand Space Application Center kepada kantor berita AFP.
Berita Terkait
-
Jangan Ditiru, Pemobil Ini Todongkan Pistol Agar Bisa Lewat saat Macet
-
Dikira Vaksin Polio, 12 Anak Diberi Tetesan Hand Sanitizer Saat Imunisasi
-
Gadis 13 Tahun Digilir selama 8 Hari, Pelaku hanya Didakwa Kasus Penculikan
-
Digorok dan Dirobohkan, Patung Mahatma Gandhi di AS Jadi Korban Vandalisme
-
Dibebaskan Pengadilan India, 28 Nelayan Asal Aceh Terima Bantuan
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Cara Cek Garansi iPhone dengan Benar untuk Pastikan Keaslian Perangkat Anda
-
Tri Dorong Anak Muda Manfaatkan Teknologi dengan Cerdas di Era Digital
-
Terpopuler: Xiaomi RAM 8 GB Termurah, Lebih Murah dari Redmi Note
-
5 Tablet RAM 8 GB Paling Murah untuk Produktivitas Pekerja Hybrid, Terbaru Februari 2026
-
Siap Masuk ke Indonesia, Infinix Note 60 Pro Bawa Desain Mirip iPhone 17 Pro
-
Apakah Kyedae Selingkuh dengan John Choi? TenZ Buka Suara Tanggapi Tuduhan Netizen
-
7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 10 Februari: Raih Skin Gojo, Monster Truck, dan Emote Cinta
-
Lebih Murah dari Redmi Note 15 Pro 5G, 2 HP Rp4 Jutaan dengan Performa Ngebut
-
Apa Perbedaan Google TV dan Smart TV? Ini 3 Rekomendasi yang Lebih Canggih