Suara.com - Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini mengatakan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk merger atau bergabung dengan operator seluler lainnya.
"Kita terbuka ke arah sana," kata Dian dalam konferensi pers virtual Digital Media Update Kinerja XL Axiata Tahun 2020 di Jakarta, Selasa (16/2/2021).
Namun Dian tidak menjelaskan secara tegas apakah perusahaan dalam waktu dekat ini akan melakukan konsolidasi atau tidak dan dengan perusahaan apa.
Sebelumnya Dian mengakui bahwa konsolidasi saat ini diperlukan untuk pasar Indonesia karena jumlah perusahaan operator seluler sudah terlalu banyak sehingga menimbulkan persaingan ketat.
"Sudah terlalu banyak pemain operator telekomunikasi dan bahkan cenderung brutal. Tentu kami menanggapi positif jika ada operator yang melakukan konsolidasi," kata Dian saat dimintai tanggapan soal rencana merger Hutchison 3 Indonesia dan Indosat Ooredoo.
Meski demikian Dian mengungkapkan bahwa konsolidasi tidak mudah karena banyak hal yang harus dijajaki dan disepakati satu sama lain, yang tentunya harus saling menguntungkan.
"Saya mengibaratkan seseorang yang akan melangsungkan pernikahan tentu harus ada penjajakan sampai dengan persetujuan untuk masuk ke jenjang yang lebih jauh," tutup dia.
Dalam kesempatan yang sama Chief Financial Officer XL Axiata, Budi Pramantika mengatakan meskipun harus menghadapi kompetisi industri yang sangat ketat di tengah situasi pandemi COVID-19, perusahaan tetap berhasil mencatat pertumbuhan yang solid, yakni sebesar Rp 26,018 triliun atau naik tiga persen dibandingkan pada 2019 lalu.
Selain itu, tingkat profitabilitas yang berkelanjutan juga terjaga dengan baik, di mana EBITDA meningkat sebesar 31 persen YoY, dan perusahaan kembali mencetak laba bersih dinormalisasi sebesar Rp 679 miliar.
Baca Juga: Sambut Positif Merger Operator, XL Axiata: Persaingan Sudah Brutal
Di sepanjang 2020, kontribusi pendapatan dari data mencapai 92 persen, dengan penetrasi smartphone mencapai 89 persen yang merupakan tertinggi secara industri. Sementara itu, pembangunan jaringan data 4G terus berlangsung, dan hingga akhir 2020 telah mencapai 458 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia dengan lebih dari 54.000 Base Transceiver Station (BTS) 4G. [Antara]
Berita Terkait
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun
-
XLSMART Resmi Hadirkan XL Ultra 5G+, Jaringan 5G Blanket Pertama di Indonesia
-
XLSMART Sukses Terapkan Zero Waste di AXIS Nation Cup 2025
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung
-
Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik
-
7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah
-
Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!
-
Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I
-
Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak
-
Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya
-
Daftar Harga HP Oppo Terbaru Agustus 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship