Suara.com - Perusahaan Mobil Listrik asal Amerika Serikat (AS) Tesla mulai ramai dibicarakan di Indonesia seiring dengan adanya kabar bahwa perusahaan milik Elon Musk ini akan mengadakan investasi di Indonesia.
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi juga telah membenarkan kabar ini. Bahkan mulanya pada bulan ini, perwakilan dari Tesla akan mengadakan kunjungan ke Indonesia guna membicarakan lebih lanjut mengenai kerjasama kedepannya.
Sayang, kedatangan mereka membicarakan Tesla harus diundur ke akhir bulan Februari 2021 karena beberapa hal.
Terlebih, dilansir dari Livemint, Tesla nyatanya sudah menjalin kesepakatan dengan India untuk membangun pabrik perakitan mobil listrik di Karnataka, bukan Indonesia.
Sebelum melihat hasil kerja sama antar Tesla dan Indonesia, yuk cari tahu lebih dalam tentang Tesla melalui fakta-fakta berikut!
1. Dimiliki oleh orang terkaya di dunia
Elon Musk, pria kelahiran 28 Juni 1971 di Pretoria, Afrika Selatan ini mulai menjabat sebagai CEO Tesla pada tahun 2008, sebelumnya kepemilikan Tesla masih dipegang oleh pendirinya, Martin Eberhard dan Marc Tarpenning sejak Juli 2003.
Selain dikenal sebagai pemilik perusahaan mobil listrik ini, Elon Musk juga dikenal sebagai CEO dari SpaceX, perusahaan transportasi luar angkasa, berkat kesuksesannya Elon Musk sempat memegang title orang terkaya di dunia dengan kekayaan US$ 190 Miliar.
2. Roadster produk pertama Tesla
Baca Juga: Tesla Incorporation Bikin Pabrik di India, Ini Nama Pabrik dan Lokasinya
Mobil elektrik pertama Tesla yang diberi nama Roadster ini berhasil rilis pada tahun 2008. Dengan jarak tempuh uji coba sejauh 394 km, saat itu Roadster berhasil memecahkan rekor jarak tempuh di kategori mobil listrik.
Selain itu kinerjanya juga dianggap sebanding dengan mobil sport bertenaga mesin. Harga mobil dengan kecepatan tertinggi 200 km per jam ini dinilai sebesar US$ 109 ribu atau sekitar Rp 1,5 miliar.
3. Investasi Tesla di Indonesia
Bersama dengan PT Indonesia Battery Holding (IBH) Tesla dan 7 perusahaan asing lainnya, Tesla akan bekerjasama dalam membangun industri listrik berbasis baterai di Indonesia.
Diketahui bahwa proposal kerjasama dari Tesla Inc telah diterima pemerintah Indonesia sejak 4 Februari 2021 lalu. Lebih lanjut, dibanding bekerjasama dalam membangun pabrik mobil listrik, Tesla di Indonesia justru akan berbentuk Energy Storage System (ESS) atau sejenis power bank.
Pabrik ini diharapkan mampu menyimpan tenaga listrik hingga ratusan mega watt (MW) dan bisa dijadikan sebagai stabilisator atau pengganti pembangkit peaker (penopang beban puncak)
Tag
Berita Terkait
-
Prediksi: Baterai Mobil Listrik Kapasitas Gambot Bakal Tidak Tren Lagi
-
Umumkan Masa Depan, Jaguar Land Rover Coret Ribuan Bidang Kerja
-
Tesla Incorporation Bikin Pabrik di India, Ini Nama Pabrik dan Lokasinya
-
Banyak Orang Kaya Baru Gara-gara Bitcoin Tembus Rp 741 Juta
-
Isu Investasi Tesla di Indonesia, Publik: Efek Mobil Esemka?
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Garangnya Spesifikasi Realme 16T: Baterai Jumbo 8.000 mAh, Kameranya Sony IMX852 50 MP!
-
7 Laptop Terbaik Pesaing MacBook Neo 2026: Prosesor Kencang, RAM 16 GB
-
5 Cara Unggah Video TikTok Tidak Pecah dan HD untuk Penjual Online, Bikin Penonton Tertarik
-
MacBook Neo Resmi Hadir di Indonesia, Laptop Apple Warna-warni Ini Dibanderol Mulai Rp10 Jutaan
-
Harga Xiaomi 17 Max Rp11 Jutaan, Bawa Kamera Leica 200 MP dan Layar SuperPixel 2K
-
Rilis Akhir Mei, Honor Win Turbo Usung Baterai 10.000 mAh dengan RAM 16 GB
-
Take-Two Buka Suara, Peluncuran GTA 6 Tak akan Alami Penundaan Lagi
-
Lenovo IdeaPad Slim 3i 2026: Dukung RAM 32 GB, Intel Wildcat Lake, dan Layar 17 Inci
-
Xiaomi Smart Band 10 Pro Debut dengan Bodi Elegan: Mirip Apple Watch, Harga Murah
-
5 Pilihan HP RAM 12 GB Memori 256 GB Termurah, Libas Game Berat Modal Rp3 Jutaan