Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika menilai investasi Microsoft untuk membangun pusat data (data center) di Indonesia akan mendukung transformasi digital dan pemulihan ekonomi.
"Kementerian Komunikasi dan Informatika menyambut baik rencana Microsoft untuk membangun data center lokal dengan layanan cloud yang sangat aman dan sesuai, yang akan menguntungkan bisnis lokal, pemerintah, dan individu di semua sektor. Kami juga menyambut baik komitmen Microsoft dalam meningkatkan kapasitas talenta digital Indonesia di semua tingkat keahlian," kata Menkominfo, Johnny G. Plate dalam keterangan pers bersama Microsoft, dikutip Jumat (26/2/2021).
Microsoft berkomitmen untuk membangun area pusat data pertama mereka di Indonesia, berupa infrastruktur komputasi awan dan pelatihan digital bagi 3 juta orang di Indonesia hingga akhir tahun 2021.
Mengutip data IDC Info Snapshot, bisnis yang menggunakan teknologi komputasi awan atau cloud computing diharapkan bisa membuka 60.000 pekerjaan bagi kegiatan ekonomi lokal selama empat tahun ke depan.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menilai pusat data bisa berdampak pada percepatan ekosistem digital di bidang pertanian, seperti integrasi data secara aktual dari sawah dan ladang menuju pusat data.
Penggunaan teknologi juga diharapkan bisa meningkatkan kualitas pengambilan keputusan di bidang pertanian sehingga bisa berdampak positif terhadap ekonomi digital dan peningkatan ketahanan pangan.
Berkaitan dengan adopsi teknologi komputasi awan, pemerintah Indonesia sedang merancang Pusat Data Nasional untuk mendukung Satu Data Indonesia. Di masa depan, Indonesia akan memiliki aplikasi agar penyelenggaraan pemerintahan lebih efisien.
Perkembangan terakhir soal proyek Pusat Data Nasional, pemerintah melalui Kementerian Keuangan sudah menandatangani "financial protocol" dan kini berada di tahap penyediaan lahan di Jakarta. Kominfo mempertimbangkan pusat data akan terletak di beberapa lokasi untuk menjaga redudansi. [Antara]
Baca Juga: Kominfo Bentuk Komite Etika Berinternet
Berita Terkait
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Cara Menghapus Halaman Kosong di Microsoft Word dengan Cepat dan Mudah
-
Langkah Mudah Mengubah Margin di Microsoft Word: Jadikan Dokumen Lebih Rapi
-
Mudahnya Menambahkan Bingkai di Word: Ciptakan Dokumen yang Menarik!
-
Jangan Panik! Ini Cara Mudah Memulihkan Dokumen Word yang Hilang
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
6 Rekomendasi Laptop yang Bisa Jadi Tablet dan Touchscreen, Multitasking Lancar Jaya!
-
5 Tablet Murah Terbaru Rilis 2026, Spek Ngebut Cocok untuk Pelajar
-
15 HP Samsung Tak Akan Terima Update One UI 8.5: Ada Seri S dan A Lawas
-
Mengenal Fitur Itel A100 4G, HP Murah Sejutaan Tangguh Mirip OnePlus 15
-
RAM HP Paling Tinggi Berapa? Ini 3 Pilihan untuk Multitasking Berat
-
Bagaimana Kiswah Kakbah Berlafaz Allah Bisa Sampai ke Epstein dan Dijadikan Alas Lantai?
-
Ragnarok Origin Classic Umumkan Hearth Test 3 Maret 2026
-
65 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 9 Februari: Ada Sukuna dan Emote Serangan Cinta
-
Konami Bagi-bagi Hadiah Gratis Yu-Gi-Oh! Master Duel Edisi 4 Tahun, Ini Daftarnya
-
Sejarah Kiswah Kakbah: Kain Suci Umat Muslim Berlafaz Allah, tapi Epstein Menaruhnya di Lantai