Suara.com - Peluncuran game populer banyak dinanti oleh para gamers. Game-game tersebut akan tersedia dalam berbagai platform, seperti PC hingga perangkat seluler.
Dilansir dari Game Informer, Selasa (2/3/2021), berikut lima game yang akan dirilis pada Maret 2021:
1. Harvest Moon: One World
Game bergenre petualangan dan simulasi kehidupan ini digarap oleh Natsume untuk Nintendo Switch dan PlayStation 4. Ini adalah game kelima yang dibuat hanya oleh Natsume.
Game tersebut diumumkan oleh Natsume saat siaran pers pada 12 Mei 2020. Dalam game ini, pemain akan melakukan perjalanan keliling dunia untuk menemukan Harvest Whisps dengan pengetahuan tentang berbagai benih.
Harvest Moon: One World dirilis pada 2 Maret.
2. Mundaun
Mundaun merupakan game horor yang penuh petualangan dan teka-teki. Game yang dikembangkan oleh Hidden Fields dan diterbitkan oleh MWM Interactive ini juga akan dipenuhi dengan aksi.
Memiliki latar pegunungan Alpen di Swiss, pemain akan memiliki akses ke jurnal untuk mendapatkan serangkaian petunjuk dan teka-teki. Game juga akan memadukan unsur realisme dengan supernatural.
Baca Juga: Deretan Game Terbaru Ini Siap Dirilis Februari 2021
Memecahkan teka-teki sangat penting bagi pemain untuk melanjutkan alur cerita. Game ini akan dirilis pada 16 Maret untuk platform PlayStation 4, Xbox One, Switch, PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X/S.
3. Marvel's Avengers
Game RPG dan action-adventure ini digarap oleh Square Enix dan Crystal Dynamics. Permainan didasarkan pada tim superhero Marvel Comics Avengers dan terinspirasi oleh iterasi Marvel Cinematic Universe dari grup tersebut.
Plot permainan dimulai ketika tokoh remaja bernama Inhuman Kamala Khan, yang mendapatkan kekuatan super selama A-Day (hari perayaan Avengers), yang berakhir dengan tragedi setelah serangan teroris.
Disalahkan atas bencana tersebut, Avengers pun membubarkan diri dan mengizinkan perusahaan sains A.I.M. untuk menggantikan mereka.
Namun lima tahun kemudian, ketika A.I.M. mengancam untuk melenyapkan semua individu yang sangat kuat, Kamala memulai pencarian untuk mengumpulkan kembali Pahlawan Terkuat di Bumi untuk memerangi musuh baru ini.
Berita Terkait
-
PUBG Mobile Hadirkan Mode Baru dengan Ukuran File 70% Lebih Kecil
-
Tak Sesuai Target, Game Marvel's Avengers Tuai Kerugian Besar
-
Melihat Harvest Moon dan Blue Moon di Langit Oktober
-
Ada 2 Purnama, Ini 5 Fenomena Langit Oktober 2020 yang Bisa Diamati
-
Harvest Moon One World Ungkap Gameplay Perdana, Terlihat Menarik?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Berfluktuasi
-
Saham Tempo (TMPO) Terbang 35 Persen Sentuh ARA, Investor Bertaruh Isu Demo Agustus?
-
Skema Pagar Dedie Rachim Bikin Waswas, Warga RE Martadinata Minta JPO Dulu Sebelum Ditutup
-
Pipa PAM JAYA Bocor di Antasari, Ganggu Suplai Air 18 Kelurahan di Jakarta Selatan
-
Awas Boncos! Ini 8 Biaya Tersembunyi Pesta Pernikahan yang Sering Luput dari Anggaran
-
Perbedaan ASICS Novablast 6 vs Novablast 5: Apakah Perlu Upgrade?
-
Pertamax Cuma Turun Rp300 Per-Liter, Pengendara Mengeluh: Kurang Berasa, Kemarin Naiknya Gede
-
Bau Anyir Putusan MK soal MBG, Diduga Ulur Waktu agar SPPG Balik Modal
-
Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan