Suara.com - Dadang Subur alias Dewa_Kipas membagikan cara mengalahkan GothamChess alias Levy Rozman dalam pertandingan catur online di Chess.com. Hal ini juga sekaligus membantah rumor yang mengatakan Dewa_Kipas bermain curang.
Dalam video klarifikasi berdurasi 21.35 menit, Dadang memaparkan kalau dia adalah pemain catur tipe teori. Artinya, dia selalu menghafalkan langkah-langkah yang biasa dimainkan dalam pertandingan. Bahkan hafalannya ini dicatat dalam sebuah buku khusus secara manual atau tulis tangan.
Ia mengaku bahwa sering bermain dengan komputer atau AI. Dari sana, Dadang mengetahui kalau permainan komputer bisa diprediksi karena setiap langkahnya hanya mengancam atau mengunci, dalam istilah catur disebut sekak.
"Kebetulan pas GothamChess main, langkahnya itu mirip dengan langkah komputer. Nah pas dia lengah, peluangnya bisa saya manfaatkan," tutur Dadang dalam video klarifikasi, Kamis (4/3/2021).
Dadang juga menunjukkan langkah catur yang ia mainkan saat melawan GothamChess, mulai dari kuda, pion, hingga menteri. Langkahnya ini kemudian berujung pada kemenangan, meskipun posisinya belum mencapai sekak mati (sekakmat).
"Makanya ketika langkah GothamChess mirip dengan langkah komputer, saya tahu. Apalagi yang mau digerakkan, serang yang mana. Saya udah pernah mengalahkan komputer empat kali, langkahnya pun saya catat di buku," kata Dadang.
"Saya dianggap cheat karena bermain seperti komputer. Padahal komputer sudah saya kalahkan empat kali. Semuanya saya catat," jelasnya sembari menunjukkan catatan permainan di bukunya.
Dadang juga bersedia apabila GothamChess mengajak pertandingan ulang. Namun ia mengaku kalau dirinya tidak bisa bermain cepat dalam format waktu 1, 5, atau 10 menit.
"Saya siap kalau ditantang main lagi. Tapi mainnya partai, karena saya tipe main santai. Kalau main cepat seperti online itu, perangkat tidak mendukung dan banyak blunder karena salah pencet," ungkap Dadang.
Baca Juga: Siapa GothamChess? Gamer Catur yang Viral Usai Dikalahkan Bapak-bapak
Sebelumnya warganet Indonesia dihebohkan oleh perseteruan antara Dewa_Kipas dengan Levy Rozman. Para pendukung Rozman menuding Dadang curang setelah pemegang gelar master itu kalah dalam laga catur online.
Tak hanya itu, akun Dadang di aplikasi catur online juga diblokir. Diduga pemblokiran itu disebabkan oleh laporan dari para pendukung Rozman ke pengembang aplikasi tersebut.
Alhasil warganet Indonesia pun ramai-ramai menyerang Levy Rozman di platform media. Meski demikian pada Kamis siang, putera Dadang mengatakan masalah sudah selesai karena Rozman telah meminta maaf.
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026