Pemerintah saat ini sedang mengembangkan Strategi Ekonomi Sirkular Nasional. Pengelolaan limbah elektronik yang komprehensif adalah salah satu aspek yang dipertimbangkan.
Tidak seperti limbah plastik, limbah elektronik harus dianggap sebagai sumber daya logam - seperti mineral utama yang ditambang di bawah tanah. Kita harus fokus pada pemrosesan limbah elektronik untuk mendapatkan logam berharga ini.
Strategi pengolahan limbah elektronik dapat diselaraskan dengan strategi nasional untuk penambangan dan pengolahan mineral.
Daur ulang yang berkelanjutan dan ramah lingkungan serta pemulihan logam berharga dari limbah elektronik tidak akan mudah, ini karena kerumitan sumber daya dan kebutuhan untuk mengelola elemen yang berbahaya.
Di negara maju seperti Belgia, Jerman, Korea Selatan, dan Selandia Baru, rute utama untuk daur ulang dan pemulihan elemen berharga adalah melalui proses kimia gabungan, limbah elektronik dikirim ke fasilitas peleburan terpusat yang besar. Di sana, limbah elektronik diproses bersama dengan produksi logam dasar non-besi seperti tembaga, timbal, dan seng.
Logam-logam ini bertindak sebagai pelarut untuk menyerap unsur-unsur berharga, yang kemudian dipisahkan dalam proses kimiawi hilir.
Di fasilitas sebesar itu, lebih mudah untuk mengelola elemen berbahaya karena peralatan yang ada untuk mengolah mineral primer juga dapat digunakan untuk menangani emisi berbahaya selama pemrosesan limbah elektronik.
Sebagai negara kepulauan, kondisi geografis Indonesia sulit untuk menerapkan model terpusat yang sama.
Untungnya, sejumlah pabrik peleburan atau penyulingan telah tersedia di pulau-pulau besar di seluruh nusantara untuk menjadi bagian dari sistem dan infrastruktur daur ulang secara keseluruhan.
Baca Juga: Dalam 9 Bulan Terakhir, Limbah Elektronik di Jakarta Capai 22 Ton
Saya yakin solusinya akan mencakup integrasi teknis dan logistik dari teknologi yang sesuai untuk membentuk rantai daur ulang lengkap dengan pengenalan fasilitas daur ulang bergerak.
Fasilitas ini beroperasi pada kapasitas kecil dan mewakili setiap tahap pemrosesan limbah elektronik - pembongkaran, pemrosesan mekanis, dan pemrosesan metalurgi. Mereka dapat ditempatkan di pulau-pulau besar untuk mendukung pabrik peleburan utama.
Fasilitas ini dapat diintegrasikan dengan pengumpulan limbah elektronik, baik secara resmi oleh pemerintah provinsi maupun oleh pemulung, dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi setempat.
Ada juga beberapa fasilitas metalurgi yang beroperasi sebagai operasi individu yang menghasilkan produk-produk setengah jadi. Mereka dapat berfungsi sebagai pemasok untuk fasilitas bergerak berikutnya atau untuk industri peleburan atau logam terintegrasi yang lebih besar.
Memecah keseluruhan proses daur ulang menjadi operasi yang lebih kecil berarti dibutuhkan investasi modal yang lebih kecil. Ini akan membantu menarik industri yang lebih kecil dan merangsang terciptanya banyak industri daur ulang baru yang mendukung ekonomi sirkular. Kesulitannya adalah industri yang lebih kecil harus diatur dan didukung dengan lebih baik.
Mengembangkan strategi komprehensif dan sistem daur ulang untuk limbah elektronik tidaklah mudah. Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan di luar aspek teknis, termasuk aspek ekonomi, logistik, lingkungan, dan sosial budaya.
Berita Terkait
-
350 Kg Sampah Elektronik Dikumpulkan, LG Gaungkan Gerakan Daur Ulang E-Waste di Indonesia
-
Acer Indonesia Kumpulkan 3 Ton e-Waste dan Lanjutkan dengan Penanaman 2.000 Pohon
-
DLH DKI Jakarta Luncurkan Layanan Penjemputan Sampah Besar dan Elektronik Secara Online
-
LG Edukasi Anak-anak Ubah Sampah Elektronik jadi Karya Bernilai
-
Lonjakan Sampah Elektronik Jadi Alarm Keras: Bagaimana Solusi Nyata Hadapi Ancaman Ini?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
7 HP 5G RAM 8 GB Harga Cuma Rp3 Jutaan Terupdate Maret 2026, Dijamin Anti-Lag!
-
Silent Hill 2 Remake Terjual 5 Juta Kopi, Konami Rayakan dengan Diskon
-
5 HP Murah Kamera Mirip iPhone Mulai Rp1 Jutaan, Bisa Flexing Tanpa Mahal Saat Lebaran
-
REDMI Pad 2 4G Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet SIM Card Rp2 Jutaan, Baterai 9000mAh
-
7 HP Murah Terbaik Buat Lebaran 2026 Rekomendasi David GadgetIn: Spek Ciamik, Harga Miring
-
Donald Trump Umumkan Pengeboman Terdahsyat dalam Sejarah Timur Tengah, Kilang Iran Dilindungi
-
Cara Cek CCTV Tol Trans Jawa Real-Time Lewat HP: Pantau Jalur Lancar buat Mudik 2026
-
Huawei Mate X7 Resmi di Indonesia, HP Lipat Flagship Cocok Buat Upgrade THR Lebaran
-
Xiaomi Watch S5 Siap Meluncur, Smartwatch Mewah dengan eSIM dan Baterai Awet
-
6 HP RAM 8 GB di Bawah Rp2 Juta, Lancar untuk Game dan Multitasking