Suara.com - Manager Network Master Plan Telkomsel Harry Utama memaparkan alasan kenapa teknologi 5G di Indonesia belum digelar hingga saat ini. Menurutnya, tantangan menghadirkan jaringan 5G adalah sumber daya yang dibutuhkan.
"Tantangan untuk mengadopsi jaringan 5G adalah ekosistem, resource, dan pemanfaatan spektrum," kata Harry dalam konferensi pers virtual, Selasa (9/3/2021).
Harry mengatakan, saat ini Telkomsel bersama pemerintah dan jajaran stakeholder lainnya tengah berdiskusi untuk menentukan formula spektrum yang akan digunakan. Upaya ini diharapkan dapat dirasakan secara utuh, baik itu untuk segmen publik maupun sektor industri.
Langkah Telkomsel dalam melakukan uji coba jaringan 5G sebenarnya sudah dilakukan sejak 2017 lalu, yakni dalam acara 5G Demo di Jakarta. Kemudian pada 2018 bertepatan dengan penyelenggaraan Asian Games, Telkomsel juga memperkenalkan 5G di 5G Experience Center.
Selanjutnya pada 2019, Telkomsel juga menghadirkan pengalaman baru dalam acara Telkomsel 5G for Industry 4.0 di Batam. Acara ini dimaksudkan untuk memperkenalkan berbagai manfaat 5G di sektor industri sekaligus mendukung program Making Indonesia 4.0.
Harry melanjutkan, ke depannya Telkomsel akan terus menyiapkan infrastruktur yang mendukung penerapan 5G di Indonesia. Beberapa persiapan yang dilakukan yakni adaptasi teknologi di perangkat keras maupun perangkat lunak.
“Jaringan 5G adalah teknologi yang sering disebut game changer karena memiliki tiga kapabilitas utama yang tidak dimiliki jaringan lainnya, yakni enhanced mobile broadband, ultra reliable and low latency communication, dan massive machine type communication,” pungkas Harry.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film
-
Spektrum Baru Bikin Internet Lebih Cepat hingga Pelosok, Telkomsel Siapkan Lompatan Jaringan 5G
-
Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi
-
CapCut Resmi Hadir di MyTelkomsel, Telkomsel Permudah Akses Editing Video AI bagi Kreator Konten
-
Bukan Paket Data Biasa, Telkomsel Rancang Internet Khusus untuk Kurir SiCepat
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan
-
Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama
-
Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air
-
Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?
-
336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan
-
Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026