Suara.com - Para ilmuwan telah mengamati awan misterius yang muncul di Mars sejak 2018. Awan panjang dan tipis itu muncul di atas gunung berapi Arsia Mons di Mars secara musiman.
Para ahli akhirnya mengungkapkan rahasia bagaimana awan itu terbentuk dan menghilang.
Tim peneliti menyelidiki siklus hidup awan menggunakan kamera yang dijuluki Mars Webcam di pesawat luar angkasa Mars Express, milik Badan Antariksa Eropa (ESA).
Sifat awan yang fana dan orbit pesawat luar angkasa di sekitar Mars membuat formasi tersebut sulit dipelajari.
Untungnya, Mars Webcam atau dikenal juga sebagai Visual Monitoring Camera, memiliki bidang pandang luas dan resolusi webcam komputer 2003. Para ahli menggunakannya untuk mempelajari awan tersebut.
"Banyak pengorbit Mars tidak dapat mengamati bagian permukaan ini sampai sore hari karena sifat orbitnya, jadi ini benar-benar eksplorasi rinci pertama dari awan misterius ini," kata Agustin Sanchez-Lavega, penulis studi dari University of the Basque Country.
Awan muncul selama musim semi Mars dan dapat membentang hingga 1.800 kilometer. Menurut ESA, itu adalah awan orografis terbesar yang pernah terlihat di Mars.
Awan tersebut terbentuk akibat angin yang didorong ke atas oleh fitur topografi (seperti pegunungan atau gunung berapi) di permukaan planet.
Dilansir dari CNET, Kamis (11/3/2021), awan melewati siklus pertumbuhan harian, yang dimulai sebelum Matahari terbit.
Baca Juga: Elon Musk Bikin Wahana Antariksa Starship
Awan ini menunjukkan tingkat ekspansi yang cepat saat meluas dari Arsia Mons. Kemudian, menguap saat hari di Mars menghangat.
Sanchez-Lavega mengatakan bahwa awan orografis di Bumi juga dapat terjadi, namun awan itu tidak memiliki panjang seperti di Mars.
Pemahaman awan tersebut memberikan para ahli kesempatan menarik, untuk mencoba meniru formasi awan dengan model-model yang akan meningkatkan pengetahuan, tentang sistem iklim di Mars dan Bumi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
ASUS ExpertBook P1 PM1403, Laptop Bisnis dengan Berat Hanya 1,4kg!
-
4 HP Xiaomi yang Terbukti Laris: Kamera Saingi iPhone, Harga Kompetitif
-
4 Portable Power Station Terbaik dengan Solar Panel, Cocok untuk Cadangan Daya saat Mati Listrik
-
Harga Fitbit Air Gelang Pintar Google, Lengkap dengan Spesifikasi dan Review
-
55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
-
Cuma Rp2 Jutaan, 3 Tablet 'Spek Dewa' yang Direkomendasikan David GadgetIn
-
Resident Evil Veronica Dapat Sambutan Positif, Tembus Sejuta Wishlist di Steam
-
3 Pilihan Smartwatch Baterai Awet 2 Minggu Penggunaan Reguler, Cocok untuk Lari dan Harian
-
HP 5G Murah Anyar, iQOO Z11i Bakal Usung Baterai Jumbo dan Chip Snapdragon
-
78 Kode Redeem FF Max Terbaru 22 Juni 2026: Sikat Jersey Bola dan Skin AK47 Golden