Suara.com - Lou Ottens, yang dianggap tidak hanya menemukan kaset tetapi juga membantu mengembangkan CD, meninggal di rumahnya di desa Duizel, Belanda bulan ini dalam usia 94 tahun.
"Kami sangat sedih harus memberi tahu Anda bahwa Lou meninggal dengan damai pada Sabtu, 6 Maret 2021," kata putri Ottens, Arine Ottens, kepada WTOP News dilansir New York Post, Kamis (11/3/2021).
Seorang insinyur Belanda, Ottens mulai bekerja untuk perusahaan elektronik yang berbasis di Belanda Royal Philips di awal usia 20-an.
Pada 1960, setelah delapan tahun di perusahaan, dia menjadi kepala pengembangan produk, Dutch News melaporkan.
Dalam waktu satu tahun, dia dan timnya telah menciptakan alat perekam portabel pertama di dunia, sebuah penemuan yang akan merevolusi industri musik dan terjual lebih dari satu juta unit.
Di tahun ketiganya dalam peran tersebut, ia menemukan kaset, sebuah perkembangan yang terinspirasi oleh frustrasi Otten dengan rekaman pita audio magnetik gulungan terbuka yang berat.
"Saya kesal dengan sistem reel-to-reel yang kikuk dan tidak ramah pengguna, sesederhana itu," kata Ottens dalam sebuah wawancara tentang apa yang memotivasi dia untuk membuat kaset kompak.
Dibandingkan dengan reel-to-reel, format rekaman pita magnetik analog barunya dianggap sebagai inovasi revolusioner dan mungil.
Rekaman baru ini juga memungkinkan pendengar dengan mudah merekam lagu dari radio, yang mengubah permainan pada saat itu - dan awal dari romansa "mixtape" yang tak terhitung jumlahnya.
Baca Juga: Unik! Rumah Makan Padang di Semarang Ini Jual Makanan Sekaligus Kaset Pita
Tim Ottens mempresentasikan kaset tape berbungkus plastik perdana mereka kepada dunia pada pameran elektronik 1963. Format musik yang “Lebih kecil dari sebungkus rokok!”
Kaset yang dipatenkan Philips menjadi hit dalam sekejap dan dengan cepat merevolusi industri musik, menelurkan mixtape profesional dan DIY yang tak terhitung jumlahnya, dengan lebih dari 100 miliar terjual.
Kemudian, pada 1970-an, Ottens membantu membuat CD, kreasi bersama Philips dan produser elektronik Jepang Sony yang membuat debut publiknya pada 1982.
Meskipun pengaruhnya sangat besar terhadap musik modern, dia tetap rendah hati tentang keterlibatannya.
"Saya tidak punya 'telepon kebanggaan'," kata Ottens dalam sebuah wawancara setelah pensiun pada 1986, menekankan bahwa kreasi adalah upaya tim.
Dalam wawancara lain, dia mengungkapkan pemahaman yang mendalam dan mendalam tentang keniscayaan perubahan, inovasi, dan perjalanan waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
5 HP Murah 1 Jutaan Terbaru Mei 2026: Desain Mirip iPhone, Baterai 7.000 mAh
-
10 Game Terlaris Capcom 2025-2026: Terjual 59,07 Juta Kopi, Resident Evil Mendominasi
-
Honor Siapkan 2 HP Gaming Gahar: Usung Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Baterai 10.000 mAh
-
Bocoran iQOO 16 Terungkap! Kamera Periskop 50MP dan Snapdragon 8 Elite Gen 6 Jadi Sorotan
-
Google Permudah Pindah dari iPhone ke Android, Ancaman Baru untuk Apple?
-
Ayah Achmad Syahri DPRD Jember Juga Pernah Viral: Tidur saat Rapat, Punya 3 Istri
-
Karakter Film The Legend of Zelda Terungkap Lebih Lengkap, Ada Hylian Retriever
-
Netflix Resmi Hadirkan Paket Murah dengan Iklan di Indonesia Mulai 2027, Harga Lebih Terjangkau?
-
RRQ Juara Delta Force National Championship Season 2, Sapu Bersih Turnamen Tanpa Kekalahan
-
HP Lemot? Ini 7 Cara Mengatasi Memori Internal Penuh Tanpa Hapus Data Penting