Suara.com - Apple berencana mengurangi produksi smartphone iPhone 12 untuk kuartal pertama 2021.
Mereka juga memutuskan menghentikan pembuatan komponen suku cadang iPhone 12.
Dilaporkan AppleInsider, Kamis (11/3/2021), hal ini diketahui dari salah satu pemasok utama Apple.
Sebelum mengurangi produksi iPhone 12, Apple dilaporkan secara agresif membeli chip semikonduktor, circuit boards, hingga komponen layar di saat seluruh dunia kekurangan pasokan suku cadang.
Apple juga menargetkan hanya memproduksi sekitar 75 juta unit iPhone untuk paruh pertama 2021, turun 20 persen dari Desember 2020.
Sebagian besar penurunan produksi akan dilimpahkan ke iPhone 12 Mini.
Namun, penurunan produksi ini tidak akan berpengaruh untuk model iPhone lain.
Menurut sumber anonim, permintaan untuk ponsel seperti iPhone 12 Pro masih tetap kuat saat ini.
Januari lalu, perusahaan manufaktur asal Taiwan yang juga memproduksi iPhone Apple, Pegatron, melihat jumlah pesanan yang dikeluarkan Apple untuk iPhone Mini berkurang.
Baca Juga: Apple Akan Alihkan Sebagian Produksi iPhone 12 ke India
Di sisi lain, mereka malah menerima peningkatan pesanan untuk merakit iPhone 12 Pro dan Pro Max di periode yang sama.
Apple sendiri telah memperkenalkan iPhone 12 Mini sebagai alternatif dari seri iPhone 12.
Meski hanya memiliki layar 5,4 inci, iPhone 12 Mini memiliki beberapa fitur yang sama dengan seri iPhone 12 lainnya, seperti jaringan 5G, chipset A14 Bionic, dual kamera 12MP, Face ID atau sensor wajah, dan beberapa fitur lainnya.
Berita Terkait
-
Beli Online iPhone 12 Pro Max, Wanita Ini Malah Dikirim Yogurt
-
Ikuti Siri dan Google Assistant, Facebook Juga Punya Asisten Pintar
-
Nyesek! Wanita Ini Beli iPhone 12 Pro Max di Online, yang Dikirim Yogurt
-
Apple Dituduh Lakukan Monopoli atas Kebijakan 'Sign in with Apple'
-
Pengguna Mac M1 Kena Bug, Tak Bisa Unduh Aplikasi iOS
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Gaming Murah Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya
-
6 HP di Bawah Rp1,5 Juta untuk Kurir Paket, Awet Dipakai Navigasi GPS Seharian
-
Standar Baru Kenyamanan Memasak, Teknologi Kompor Listrik Ini Bikin Konsumen Kepincut
-
42 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Februari 2026: Ada 15.000 Gems dan TOTY 115-117
-
Bidik Puncak Pasar Elektronik Nasional, AQUA Elektronik Pasang Target Jadi Nomor Satu di Indonesia
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
35 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Februari: Klaim Diamond, Puma Speedster, dan Efek Jujutsu
-
Registrasi SIM Card Pakai Biometrik, Nasib Pengguna HP Jadul Dipertanyakan