Suara.com - TikTok resmi memperkenalkan fitur baru yang dimaksudkan untuk mengurangi bully dan pelecehan dalam aplikasi. Platform menyebut fitur ini dengan nama new comment controls and in-app prompts, untuk mencegah komentar tidak pantas.
Dilaporkan Engadget, Kamis (11/3/2021), aplikasi akan menyediakan filter komen untuk para kreator yang bisa mempertimbangkan komentar warganet sebelum ditampilkan dalam konten yang diunggah.
Dengan perubahan ini, komentar bisa disembunyikan sampai kreator menyetujui komentar bisa ditampilkan.
Perusahaan mengatakan filter komentar ini juga termasuk sama seperti filter komentar berdasarkan kata tertentu, namun pengaturan baru ini bisa menjadi opsi kontrol tambahan.
Selain itu, TikTok juga membatasi komentar tidak pantas ketika pengguna mau berkomentar di unggahan video.
Aplikasi bisa mendeteksi kata yang dinilai melanggar ketentuan dan meminta pengguna untuk mempertimbangkan kembali sebelum memposting komentarnya.
Jika diperhatikan, fitur ini mirip dengan yang ada di Instagram ataupun Twitter. Kedua aplikasi juga pernah meluncurkan fitur kolom peringatan sebelum pengguna membagikannya.
Fitur ini tidak dimaksudkan untuk mencegah komentar pengguna yang dinilai bermasalah, namun ini bisa jadi pertimbangan mereka untuk mengubah kata-kata sebelum diunggah.
Kebijakan ini menambah daftar panjang TikTok dalam menghadapi bullying dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Viral Video Wanita Peluk Jaket Mendiang Suami, Warganet Merinding Lihat Ini
Desember lalu, TikTok telah memperbarui pedoman komunitas untuk menambahkan aturan seputar anti bullying dan pelecehan.
Berita Terkait
-
Viral Es Krim Nasi Padang dengan Topping Rendang, Publik: Ini Penistaan!
-
Cari Tahu Selingkuhan Pacar, Wanita Ini Minta Bantuan Warganet TikTok
-
Ngaku Muslim Tapi Nggak Pernah Salat, Aksi Wanita Ini Bikin Salah Paham
-
Cara Membuat Konten Edukasi Menarik di TikTok
-
Gegara Nawar Harga MUA, Riasan Wajah Pengantin Ini Bikin Ngelus Dada
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Oppo Reno 15 Pro Mini Debut: Bodi Mirip iPhone 17, Harga Lebih Murah
-
68 Kode Redeem FF Terbaru 9 Januari: Raih Bundle Nightmare dan Skin Heartrocker
-
Berapa Harga POCO M8 Pro 5G? HP Kelas Menengah Rasa Flagship, tapi Minus Fitur Ini!
-
7 Laptop Gaming di Bawah Rp10 Juta Paling Worth It, Nge-Game Berat Lancar Jaya
-
Huawei MatePad 12 X 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Tablet Tipis Rasa PC dengan Desain Ringkas
-
Mantan Sutradara Assassin's Creed: Tim Kecil Bakal Jadi Masa Depan Game AAA
-
31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Januari: Klaim Shards dan Pemain PL 112-115
-
Honor Magic 8 Pro Meluncur di Pasar Internasional, Apa Bedanya dengan Versi China?
-
DICE Awards 2026: Clair Obscur dan Ghost of Yotei Pimpin Nominasi
-
6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan