Suara.com - Panas merupakan salah satu energi yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Sumber energi panas merupakan segala sesuatu yang dapat menghasilkan energi panas, baik yang bersumber dari dan matahari. Lalu apa perbedaan panas bumi dan panas matahari?
Energi dari panas digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti proses fotosintesis makhluk hidup, menghangatkan diri hingga membangkitkan energi listrik.
Dua energi panas antara lain panas bumi dan panas matahari. Simak perbedaan panas bumi dan panas matahari berikut ini.
Panas Bumi
Panas bumi atau energi goethermal merupakan energi panas yang asalnya dari inti atom bumi. Inti atom bumi menyimpan panas dengan cara menyerap panas matahari ke permukaan bumi sejak jutaan tahun lalu.
Dikutip dari National Geographic, panas bumi merupakan sumber energi tidak terbatas yang tidak akan habis dan sifatnya lebih ramah lingkungan. Energi panas bumi tersebut diperbarui hingga dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga untuk menggantikan penggunaan energi fosil.
Panas bumi berasal dari dalam bumi hasil aktivitas vulkanik gunung berapi. Panas bumi dapat keluar dari permukaan bumi berwujud sumber air panas, uap alam, geyser, bebatuan kering, dan kawah vulkanis.
Panas bumi bisa dimanfaatkan sebagai penggerak generator pembangkit listrik dan gas alamnya bisa digunakan sebagai bahan bakar.
Panas Matahari
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Non-subsidi Kuartal II 2021 Tidak Naik
Matahari merupakan sumber energi terbesar bagi bumi. Sumber energi panas matahari berasal dari radiasi matahari kepada bumi. Keberadaan matahari membuat bumi terang, hangat, dan dapat ditinggali makhluk hidup.
Sumber energi panas matahari dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik dalam jumlah besar dan tidak akan pernah habis. Matahari dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif seperti pembangkit listrik tenaga surya.
Energi alternatif panas matahari bisa diubah menjadi energi listrik dengan bantuan panel Surya. Panel Surya memiliki rangkaian sel photovoltaic atau cahaya listrik. Energi alternatif dari panas matahari ini bisa menggerakkan kendaraan listrik. Hanya saja penggunaannya masih terbatas karena biayanya masih relatif tinggi dari bahan bakar fosil.
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, tidak terlepas dari potensi pengembangan energi alternatif. Hal tersebut harus dioptimalkan mengingat energi konvensional yang berasal dari fosil seperti batu bara, gas, dan minyak bumi jumlahnya terbatas dan semakin menipis.
Itulah perbedaan panas bumi dan panas matahari yang perlu diketahui.
Kontributor : Yulia Kartika Dewi
Berita Terkait
-
Apa Itu Energi Alternatif? Ini Pengertian, Manfaat dan Contohnya
-
Energi Terbarukan dan Tidak Terbarukan Beserta Contohnya
-
Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Non-subsidi Kuartal II 2021 Tidak Naik
-
Singgung Energi Fosil, Jokowi Bahas Hydropower Bendungan Sindang Heula
-
Jokowi: Bendungan Sindang Heula di Banten Bisa Jadi Pembangkit Listrik
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Motorola Edge 70 Pro Plus Segera Debut, Diprediksi Bawa RAM 16 GB
-
10 HP Terlaris Global Q1 2026: iPhone 17 Memimpin, Samsung Ungguli Xiaomi
-
4 HP Honor RAM 12 GB 5G Terbaru, Performa Gahar Mulai Rp3 Jutaan
-
Makin Murah, Game AAA Star Wars Ini Diskon hingga 75 Persen di Steam
-
6 iPhone Lawas yang Kameranya Bagus dan Murah 2026, Masih Layak Dipakai!
-
Sampai Kapan Harga Ponsel Bertambah Mahal? Analis Ungkap Krisis Memori hingga 2027
-
Publisher Game Indonesia Siap Bawa TypeCaster dan Irradiant Skies ke Pasar Global
-
Cara Aktifkan Paket IM3 SimpelRoam Haji, Internet Otomatis di Arab Saudi
-
Halo 2 dan Halo 3 Remake Diprediksi dalam Pengembangan, Pakai Teknologi Anyar
-
13 HP Infinix RAM Besar di Bawah Rp2 Juta Mei 2026, Mana Pilihanmu?