Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan Bendungan Sindang Heula di Serang, Banten bisa menjadi pembangkit listrik yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah.
Hal itu disampaikan Jokowi saat meresmikan beroperasinya Bendungan Sindang Heula, yang dibangun sejak 2015, di Kabupaten Serang, Banten, Kamis (4/3/2021) siang.
"Bendungan ini bisa berfungsi sebagai pembangkit listrik. Bisa menghasilkan 0,40 megawatt. Sehingga ke depan bisa dimanfaatkan juga oleh Provinsi Banten," kata Jokowi di Serang yang disaksikan secara virtual.
Jokowi mengatakan pemanfaatan bendungan sebagai pembangkit listrik penting, karena Indonesia tidak ingin bergantung pada energi fosil.
"Karena ini nanti berarti hydropower," ujarnya.
Di sisi lain Presiden juga mencermati bendungan tersebut dapat menjadi kawasan konservasi dan destinasi pariwisata.
Jokowi meminta semua pihak menjaga konservasi di sekitar waduk, sehingga diharapkan air waduk dapat terus meningkat setiap tahun.
"Dan tentu saja kalau saya lihat tadi, ini bisa menjadi destinasi wisata baru di Banten dan juga mungkin bisa menarik wisatawan dari provinsi lain di luar Banten," jelasnya. (Antara)
Baca Juga: 40 Hari Jelang Ramadan, Jokowi: Jaga Stok Pangan dan Stabilitas Harga
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
TNI Akan Bentuk Batalion Olahraga, Atlet Emas Langsung Naik Pangkat Jadi Kapten
-
Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Susah Jadi Diktator di Era Medsos, Pengamat Nilai Tuduhan ke Prabowo Tak Tepat
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik