Suara.com - Aplikasi perpesanan Signal kini resmi diblokir pemerintah China. Para pengguna di sana melaporkan bahwa mereka tidak bisa lagi mengakses aplikasi.
Langkah pemerintah China ini menyusul Iran setelah mereka juga memblokir aplikasi di negaranya. Hal ini dilakukan agar warga mereka tidak lagi menggunakan Signal sebagai aplikasi perpesanan utama.
Signal menjadi layanan luar negeri yang diblokir pemerintah selain Facebook, Google, dan Twitter. Sebagaimana diketahui, ketiga layanan tersebut telah dilarang di China selama bertahun-tahun.
Pengguna Signal di China juga masih tidak bisa menggunakan aplikasi, meski mereka mengakalinya dengan sinyal VPN. Mereka dilaporkan tidak bisa mengirim pesan ataupun melakukan panggilan dengan VPN sekalipun.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, dilansir laman Techradar, Kamis (18/3/2021), Zhao Lijian menjelaskan bahwa dia tidak mengetahui situasi tersebut dan internet di sana masih bersifat terbuka.
"Yang bisa saya katakan kepada anda adalah bahwa pada prinsipnya, internet China terbuka, dan pemerintah China mengelola urusan terkait internet sesuai dengan hukum dan peraturan," ungkap Lijian.
Signal baru-baru ini menjadi aplikasi populer di kalangan pengguna China yang prihatin tentang data privasi mereka. Namun, Signal masih kalah jauh dari aplikasi WeChat China yang memiliki lebih dari satu miliar pengguna.
WeChat sendiri digunakan tak hanya untuk mengirim pesan, tapi juga menjadi platform untuk pembayaran. Sayangnya, pemerintah China sering menyensor pesan dan konten yang sensitif seperti politik dalam aplikasi.
Baca Juga: Diyakini Berkhasiat Tinggi, Perdagangan Plasenta Makin Marak di China
Berita Terkait
-
Waduh! Server Microsoft Diserang Kelompok Hacker China
-
Akhirnya Terungkap, Alasan Pemerintah AS Masukkan Xiaomi ke Daftar Hitam
-
Kontroversi Tes Swab Anal Covid-19 di China, Banyak Ahli Luar Negeri Protes
-
Kisah Sedih Wanita Mempawah, 5 Tahun Jadi Pengantin Pesanan di China
-
Seorang Wanita di China Beli iPhone, yang Didapat Malah Sekotak Yogurt
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU