Suara.com - Evos Esports dan First Raiders akan membawa nama Indonesia pada turnamen internasional Free Fire World Series (FFWS) 2021 Singapura.
Free Fire World Series 2021 Singapore (FFWS 2021 SG) akan memperebutkan total hadiah sebesar 2 juta dolar AS atau Rp 28 miliar, hadiah terbesar sepanjang sejarah kompetisi esports Free Fire.
Sebanyak 22 tim dari 14 kawasan akan bertanding di Singapura untuk menjadi juara dunia Free Fire.
Babak Play-Ins akan mempertemukan 12 tim yang menempati posisi pertama atau kedua di turnamen tingkat regional masing-masing.
Dua tim teratas kemudian akan bergabung dengan sepuluh tim terbaik dunia yang sudah menunggu di babak Final.
Seluruh tim akan bertanding dalam enam putaran di tiga peta untuk menjadi yang terakhir bertahan hidup, dengan poin berdasarkan ranking setiap putaran dan jumlah kills.
FFWS 2021 SG akan menggelar babak Play-ins pada 22 Mei dan babak Finals pada 29 Mei.
Sebelumnya, diumumkan akan digelar pada 24 April (Play-Ins) dan 1 Mei (Finals), namun diundur karena perkembangan situasi dan aturan setempat.
Christian Wihananto selaku Produser Game Garena Free Fire Indonesia menyatakan, FFWS 2021 SG menjadi bukti dari komitmen berkelanjutan Garena dalam upaya menyediakan konten esports yang menarik dan kompetitif bagi komunitas global.
Baca Juga: Kode Redeem FF 21 Maret 2021, Klaim Segera!
"Dalam pelaksanaannya, Garena akan tetap memprioritaskan keselamatan semua orang yang terlibat. Garena juga memastikan bahwa semua aktivitas sejalan dengan protokol kesehatan dan aturan perjalanan yang berlaku," jelas Christian dalam keterangannya, Senin (22/3/2021).
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
HP Gaming Lenovo Legion Y70 2026 Terlihat di Geekbench, Baterai Diklaim Tahan 19 Jam
-
2 Rekomendasi iPhone Turun Harga Terbaik 2026, Versi David GadgetIn
-
'Duta Artikulasi' Minta Maaf, Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Jadi Bahan Meme
-
Bocoran Vivo X500 Series Muncul, Ukuran Layar dan Kamera 200MP Mulai Terungkap
-
TikTok Shop Bantu Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara, Penjualan LIVE Naik hingga 50 Kali Lipat
-
Spesifikasi iPhone 17e di Indonesia: Pakai Chip Apple A19, Harga Lebih Miring
-
AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual
-
Fitur Baru iOS 26.5 yang Resmi Meluncur, Begini Cara Menginstalnya dengan Mudah!
-
Tecno Spark 50 Resmi Rilis di Indonesia, HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 7000mAh
-
HP Flagship Kamera Leica Anyar, Harga Xiaomi 17 Max Bakal Kompetitif