Suara.com - Para astronom dan badan antariksa telah lama mencari cara terbaik melindungi Bumi dari kemungkinan tabrakan asteroid berbahaya di masa mendatang.
Seorang astronom Italia bernama Claudio Maccone, mengungkapkan pertahanan terbaik melawan asteroid adalah dengan melakukan serangan kuat yang berbasis di luar angkasa.
Astronom dan ahli matematika itu mengatakan bahwa gagasan untuk melincungi Bumi dari tabrakan asteroid dengan meledakkan batu luar angkasa tersebut dengan rudal.
Namun, Maccone telah mencari selama beberapa dekade tentang di mana rudal tersebut akan diledakkan.
Ia pertama kali meneliti pada 2002 tentang dasar-dasar bagaimana rudal ditempatkan di titik Lagrange Bumi-Bulan.
Disebut juga titik L, titik tersebut merupakan area di mana objek di luar angkasa dapat seimbang antara tarikan gravitasi dari Bumi dan Bulan.
Titik tersebut memungkinkan rudal untuk tetap diam dan dapat digunakan untuk menangkis asteroid yang menuju Bumi.
Dalam penelitian yang diunggah ke server pracetak Arxiv pada minggu ini, Maccone telah menyempurnakan matematika yang mendasari sistem dan memperluas konsep, memungkinkan peledakan rudal secara otomatis dan memastikan asteroid berbahaya benar-benar ditangkis.
"Jumlah rudal yang cukup dapat diluncurkan secara berurutan dari titik Lagrangian Bumi-Bulan L1 dan L3," kata Maccone, seperti dikutip dari CNET, Selasa (30/3/2021).
Baca Juga: Ini Terjadi saat Lubang Hitam Bimasakti dan Andromeda Bertabrakan
Maccone juga telah mengajukan paten untuk perangkat lunak yang memodelkan defleksi rudal yang akan ditembakkan ke luar angkasa.
Namun, ia mencatat bahwa masih banyak penelitian yang harus dilakukan. Selain itu, gagasan meledakkan rudal pun harus diimplementasikan ke dalam simulasi.
Berita Terkait
-
Lebih Besar dari Bumi, Ini Penampakan Terbaru Bintik Matahari
-
Astronom Tri L Astraatmadja (Part 3): Sains Perlu Dikenalkan Sejak Dini
-
Tri L Astraatmadja (Part 2): Sulitnya Lapangan Kerja Bagi Lulusan Astronomi
-
Ada Apa Nih? Astronom Minta PBB Lindungi Langit Malam dari Satelit SpaceX
-
Astronom Temukan Lubang Hitam Monster Penjebak 6 Galaksi
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali