Suara.com - Hari kedua acara Mega Launch, Xiaomi menghadirkan smartphone lipat pertama dari merek tersebut, Mi Mix Fold. Tidak hanya itu, ada pengumuman lainnya yang tidak kalah besar, yakni logo baru.
Logo baru Xiaomi telah hadir dan membawa identitas merek "Hidup" baru yang dirancang oleh desainer grafis Jepang, Kenya Hara.
Dilansir laman GSM Arena, Rabu (31/3/2021), perubahan besar pada logo baru adalah tepinya yang membulat.
Ada juga tipografi MI baru yang menambahkan tampilan yang lebih estetis, ke nama perusahaan di samping logo.
Sebagaimana mengutip laman resmi perusahaan, Xiaomi menetapkan bahwa mereka menginginkan tampilan lebih hidup untuk identitas mereknya dan yang melambangkan sifat lincahnya menuju dekade berikutnya.
Pencitraan merek baru ini bertujuan untuk semakin memperkuat pijakan Xiaomi di pasar premium, sekaligus meningkatkan kesadaran merek dengan penggunanya, melalui logo baru yang dinamis.
Warna korporat tetap oranye untuk terus menyampaikan keaktifan dan kemudaan Xiaomi. Hitam dan perak juga akan digunakan sebagai warna tambahan untuk mengakomodasi aplikasi lini produk kelas atas.
Xiaomi mengadopsi format logo dinamis baru untuk pertama kalinya, mengganggu aturan tradisional penggunaan logo merek di masa lalu.
Logo baru tidak dipasang di empat sudut persegi, melainkan menyesuaikan dengan konten dan ditempatkan pada posisi yang paling sesuai.
Baca Juga: Ini Rahasia Xiaomi Jual Ponsel Canggih dengan Harga Murah di Indonesia
Logo berbentuk dinamis yang baru, semakin merangkul pemikiran filosofis, membuat logo tersebut benar-benar menjadi "Hidup".
Konsep "Hidup" adalah pemikiran dan tanggapan Xiaomi terhadap titik balik di era interkonektivitas cerdas.
Sebagai perusahaan teknologi, Xiaomi berkomitmen menghadirkan lebih banyak inovasi di seluruh dunia dan penting bagi merek untuk tumbuh bersama penggunanya.
Xiaomi memperluas kehadirannya ke pasar premium, dari teknologi hingga ruang seni, dari online hingga offline dan di seluruh dunia.
Identitas merek baru ini akan mendorong Xiaomi maju dalam dekade mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Mengulas Warisan Abadi Romcom Remaja dalam Film 10 Things I Hate About You
-
6 Sunscreen Anti Aging yang Mengandung Bahan Alami sesuai Review dan Harga
-
Febrie Adriansyah Kalah! Hakim Tolak Praperadilan Status Tersangka dan Penahanan Kasus TPPU
-
Jakmania Boikot Persija, Rizky Ridho Akhirnya Angkat Bicara: Kami Butuh Kalian!
-
Awas Ketipu Angka Palsu! Ini Cara Cek Odometer Motor Bekas yang Asli Belum Direset
-
Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi
-
322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 48 Jadi Tersangka
-
Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan
-
66 Orang Sudah Dipecat, Ini Alasan Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Jam 2 Pagi
-
Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia