Suara.com - Tidak hadirnya Wannn dari EVOS Legends di MPL Season 7 ini menimbulkan banyak perubahan di kubu timnya. Didatangkan dari MDL untuk menggantikan role Wannn, pro player asal Pontianak ini lalu memuji performa Ferxic sebagai jungler andalan tim macan putih.
Wawancara Wannn mengenai Ferxic yang kini menggantikannya ini ia sampaikan dalam video Empetalk unggahan Jonathan Liandi di channel pribadinya beberapa waktu lalu.
Dalam video tersebut, Wannn mengungkap alasan sebenarnya untuk rehat sejenak dari pro scene usai membawa kemenangan untuk EVOS Legends dalam beberapa turnamen lalu.
Disampaikan oleh Wannn, dirinya mengalami tekanan besar di dunia pro scene yang selama ini ia tekuni. Karena hal itu, Wannn memutuskan untuk rehat sebentar dan mengambil waktu istirahat dari rutinitasnya sebagai pro player.
Diakui oleh Wannn, dirinya sudah menyampaikan keinginan untuk rehat sejak MPL Invitational lalu. Namun, keinginannya ini harus ditahan karena EVOS Legends masih belum menemukan jungler baru.
Keputusannya untuk rehat ia ambil karena merasa bahwa performanya yang menurun ini cukup merugikan EVOS Legends dan sejumlah roster baru yang berusaha kuat untuk membawa kemenangan pada tim.
"Pressure aku sendiri tuh saat di EVOS Legends udah ngerugiin tim aku, udah ngerugiin anak-anak baru, Max (Antimage), Josh (LJ), Darkness yang try hard banget. Sedangkan aku mainnya udah nggak terlalu semangat gitu" ungkap Wannn.
Saat ditanya pendapatnya mengenai Ferxic, Wannn menyebut sosok bocah berusia 15 tahun ini terlihat tanpa beban saat bermain. Diakui olehnya, Ferxic adalah revolusi core masa kini yang memiliki kemampuan gabungan antara pemain lama dan pemain baru.
Baca Juga: MPL Season 7 Pekan Kelima, Ini Hasil Pertandingan Hari Pertama
"Ferxic itu mainnya tanpa beban, stabil, rapi. Bagiku dia itu gabungan antara pemain lama yang agresif dan pemain baru yang pakai otak," lanjut Wannn.
EVOS Legends mendatangkan Ferxic ke MPL Season 7 untuk menggantikan Wannn yang sebelumnya menjadi jungler andalan tim. Kedatangan bocah berusia 15 tahun ini langsung saja menjadi sorotan dan dianggap sebagai bintang baru di dunia pro scene.
Berita Terkait
-
EVOS LJ Belum Main di MPL Season 7, Begini Tanggapan Sang Pelatih
-
Empat Roster yang Bikin EVOS Clover Waspada di MPL Season 7, Siapa Saja?
-
RRQ Siap Ulangi "Siklus Kemenangan" seperti Season 6? Ini Jawaban Pelatih
-
Bicara Soal Celiboy di MPL Season 7, Wannn: Mungkin Dia di Titik Jenuh
-
Genflix Aerowolf Watt Waspadai Rekt di EVOS Legends, Ini Alasannya
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat
-
Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026
-
Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri
-
Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet
-
Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves
-
Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo
-
WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut
-
WN India Garong Emas RI 30 Kg Sehari, Sahroni Desak Polri Usut Sosok Beking di Baliknya