Proyek tersebut dimulai pada 1881, dua belas tahun setelah Terusan Suez selesai, tetapi mengalami banyak kegagalan dan masalah di bawah manajemen Lesseps, termasuk epidemi yang mengakibatkan ribuan kematian.
Perusahaan Lesseps bangkrut pada 1889, sementara ia dan Eiffel dituntut atas persekongkolan dan penipuan.
3. Mayoritas buruh adalah penduduk asli
Sebagian besar orang yang dipekerjakan untuk membangun Terusan Suez adalah orang Mesir asli. Diperkirakan total ada sekitar 30.000 pekerja.
Membangun Terusan adalah upaya gabungan dari tenaga kerja manual primitif dan teknologi terbaru yang tersedia pada saat itu.
Penyusunan sebagian besar pekerja ini dilakukan di bawah pengawasan Khedive, yang pada dasarnya adalah seorang raja muda atau gubernur Mesir.
Para buruh seringkali bekerja dalam kondisi yang paling tidak manusiawi. Dengan kata lain, buruh sebagian besar dipaksa dan terdiri dari petani yang diancam untuk bekerja.
4. Pembangunannya sempat ditentang pemerintah Inggris
Sebagai seorang mantan diplomat, Lesseps telah mencapai kesepakatannya dengan pemerintah Mesir atau lebih tepatnya Khedive Mesir, dan bersama-sama keduanya membentuk Perusahaan Terusan Suez.
Baca Juga: Marwa Elselehdar, Kapten Kapal Perempuan Pertama di Mesir
Tetapi karena proyek tersebut juga mendapat dukungan dari Kaisar Prancis Napoleon III, pemerintah Inggris melihatnya sebagai tindakan pembangkangan yang disengaja terhadap kekuatan pelayaran global.
Meskipun mengkritik proyek tersebut selama bertahun-tahun, pemerintah Inggris tidak ragu untuk membeli 44 persen saham perusahaan tersebut, ketika pemerintah Mesir mengajukannya untuk dilelang karena diperlukan lebih banyak dana dan terus menjadi pemegang saham mayoritas.
5. Napoleon Bonaparte juga berencana membangunnya
Banyak orang hebat di masa itu mencoba membangun kanal yang menghubungkan Laut Merah ke Mediterania, karena dianggap sebagai konstruksi yang logis dan strategis.
Ketika Napoleon Bonaparte menaklukkan Mesir pada 1789, ia mengirimkan tim peneliti untuk melakukan kanal semacam itu.
Sayangnya, tim tersebut salah perhitungan dan membuat Bonaparte mempertimbangkannya kembali.
Hanya beberapa dekade kemudian, ketika pengukuran baru menunjukkan bahwa perbedaan permukaan laut tidak akan menghalangi konstruksi, proyek tersebut disetujui.
Berita Terkait
-
Kapal Ever Given yang Blokir Terusan Suez Berhasil Dibebaskan Sebagian
-
Kapal Kargo Raksasa Akhirnya Bebas, Lalu Lintas Terusan Suez Kembali Buka
-
Foto Antrean Kapal Kargo Penuhi Lautan, Menunggu Akses Terusan Suez
-
Terusan Suez: Sejarah dan Fakta Menariknya
-
Kocak! Meme 'Solusi' Cara Pindahkan Kapal Kargo Terjebak di Terusan Suez
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN