Suara.com - Sebagian kapal kargo Ever Given berhasil dibebaskan, setelah memblokir Terusan Suez selama hampir satu minggu. Namun, belum jelas kapan kanal akan dibuka kembali untuk lalu lintas perdagangan laut.
Kapal Ever Given berhasil dibebaskan oleh awak kapal Mesir di Terusan Suez Senin (29/03) pagi, setelah terjebak selama hampir seminggu, demikian menurut penyedia layanan maritim Inchcape Shipping.
Kapal yang kandas itu telah menghambat jalur perdagangan internasional dan mengakibatkan tumpukan dari 300 kapal di kanal.
Hingga berita ini diturunkan masih belum jelas kapan kanal akan dibuka kembali untuk lalu lintas, meskipun evakuasi kapal mengalami sedikit kemajuan.
Bagaimana cara membebaskan Ever Given?
Kepala Otoritas Transportasi Terusan Suez Osama Rabie mengatakan para pekerja menggunakan "manuver tarik" untuk membuat kapal kembali mengapung.
Otoritas mengatakan bahwa kapal kontainer Ever Given yang telah memblokir jalur perdagangan laut terpenting selama hampir satu minggu itu telah berbelok ke "arah yang benar".
"Posisi kapal telah diatur ulang 80 persen ke arah yang benar. Buritan ... dipindahkan ke arah 102 meter (335 kaki) dari pantai," ujar Kepala Otoritas Terusan Suez (SCA) Osama Rabie dalam sebuah pernyataan.
Rabie juga membandingkan posisi kapal sebelumnya yakni empat meter dari pantai.
Baca Juga: Kapal Kargo Raksasa Akhirnya Bebas, Lalu Lintas Terusan Suez Kembali Buka
Meskipun pihak berwenang mengatakan angin kencang adalah penyebab kapal itu terjebak pada 23 Maret, Rabie percaya bahwa penyebabnya karena "kesalahan manusia".
Kapal yang terjebak itu berlayar dari Malaysia ke Belanda. Kapal yang terdaftar di Panama ini dimiliki oleh perusahaan Jepang Imabari Shipbuilding dan dioperasikan oleh perusahaan pelayaran Evergreen Marine. pkp/vlz (Reuters, AFP)
Berita Terkait
-
Geopolitik Timur Tengah Memanas: Menko Perekonomian Harapkan Peran Ritel Modern
-
Konflik Terusan Suez Pemantik Perang Israel-Palestina Rebutan Gaza, Apa Penyebab dan Kronologinya?
-
Israel Ngotot Bangun Alternatif Terusan Suez, Terusan Ben Gurion Disebut Cikal Bakal Konflik Gaza
-
Kapal Tanker Singapura Kandas di Terusan Suez, Jalur Ekonomi Sempat Terhambat
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria
-
Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS
-
Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T
-
Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum
-
Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun
-
Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!
-
Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata
-
Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!
-
Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan
-
KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji