Suara.com - Malware seluler Joker telah ada selama beberapa tahun terakhir dan menimbulkan ancaman konstan terhadap ponsel pintar Android.
Setelah diunduh, jenis virus khusus ini secara otomatis membuat kamu berlangganan berbagai langganan seluler premium.
Kemudian, memaksamu membayar setiap bulan tanpa disadari atau menerima jenis peringatan atau pemberitahuan apa pun.
Sebagaimana melansir laman Phonearena, Selasa (13/4/2021), virus itu sendiri terhubung dari jarak jauh ke server perintah-dan-kontrol, yang menangani konfigurasi agar virus berjalan lancar di proses latar belakang ponselmu.
Meskipun saat ini tampaknya dibatasi untuk membuatmu berlangganan maksimal lima langganan yang tidak diinginkan, tidak ada yang dapat menghentikan pembatasan ini berubah setiap saat.
Aplikasi yang terinfeksi akan meminta izin mengakses notifikasimu, yang kemudian akan digunakan untuk mencegat dan secara diam-diam menangani verifikasi SMS yang diperlukan oleh layanan berlangganan.
Malware Joker secara konsisten bermutasi dan berkembang hampir setiap hari, sulit untuk mengantisipasi dan memberantasnya dengan satu patch keamanan.
Hingga saat ini, virus Joker sebagian besar telah berkeliaran di Google Play Store, memangsa perangkat Android yang kebetulan mengunduh aplikasi bermasalah tersebut.
Tampaknya, malware kini telah beralih untuk memperluas basis korbannya, melintasi celah ke ponsel Huawei untuk pertama kalinya (seperti dicatat oleh BleepingComputer).
Baca Juga: Layar hingga 85 Inchi, Huawei Smart Screen V Series 2021 Dikenalkan
Sejak larangan perdagangan Huawei di AS pada 2019, perusahaan tidak dapat menggunakan Google Play Store di perangkat selulernya.
Jadi, ia mengambil tindakan sendiri dan akibatnya mengembangkan AppGallery-nya sendiri, toko aplikasi independen yang sejak itu melonjak dalam popularitas. Dan sekarang, AppGallery juga harus berurusan dengan masuknya virus Joker yang ditakuti.
Daftar aplikasi berbahaya termasuk keyboard virtual, aplikasi kamera, peluncur, utusan online, koleksi stiker, program mewarnai, dan permainan.
Pada saat analis malware Dr. Web menemukan aplikasi yang terinfeksi oleh Joker Trojans dan meminta AppGallery menghapusnya, lebih dari setengah juta pengguna telah mengunduhnya ke perangkat Huawei mereka, berpotensi membahayakan banyak data pribadi dan keuangan yang tersimpan di ponsel mereka.
Berita Terkait
-
Harga dan Spesifikasi Huawei Watch Fit Elegant Edition di Indonesia
-
Resmi Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harga Huawei FreeBuds 4i
-
Mulai Rp 2 Jutaan, Huawei FreeBuds 4i dan Huawei Watch Fit Akhirnya Rilis
-
Samsung Akan Produksi Varian Ketiga Chipset 5G Kirin 9000?
-
China Kecam Pemerintah Amerika Serikat atas Kebijakan Pemblokiran Huawei
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Siapa Owner Vindes Corp Sekarang? Desta Resmi Umumkan Mundur
-
6 Sunscreen Indomaret untuk Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah sesuai Review
-
Surat Al Kahfi Ayat 1-10 Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya: Simak Waktu Terbaik Membacanya
-
Anime A Pen, Handcuffs, and a Common-Law Marriage Resmi Tayang Januari 2027
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Desil Bansos Bikin Gaduh, 81 Tahun Merdeka tapi Data Kemiskinan Masih Kacau
-
Pidato Prabowo di Muktamar NU: Percaya Saya, Indonesia akan Bangkit Tak Ada yang Bisa Bendung
-
Demo 27 Agustus di DPR, Massa Desak RUU Perampasan Aset Segera Diketok
-
Imbas Demo di DPR, Jasa Marga Imbau Hindari Ruas Tol Dalam Kota, Ini Pengalihan Rute Tol
-
Film Horor 'Rambut Sewu: Satu Langkah Getih' Angkat Sisi Gelap Ritual Pesugihan Jawa