Suara.com - Otoritas militer Korea Utara baru-baru ini, berhasil melakukan tes pengintaian dan penggunaan ofensif "miniatur drone tak berawak".
Drone tak berawak telah menjadi fokus perhatian signifikan dalam militer Korea Utara.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyebut, perkembangan perangkat canggih ini menjadi "tugas penting" bagi negara tersebut selama Kongres Partai Kedelapan, diselengarakan pada Januari lalu.
Sumber militer Daily NK, Kamis (29/24/2021), melaporkan bahwa tes tersebut terjadi selama tiga hari dari 10 April di fasilitas pengujian di Distrik Banghyun di kota Gusong, Provinsi Pyongan Utara.
Peneliti, insinyur, dan pejabat lain dari Departemen Industri Senjata, Akademi Ilmu Pertahanan Nasional, dan Biro Peninjau Senjata Kementerian Pertahanan mengamati tes tersebut.
Otoritas militer menyelesaikan tes pada 15 April, ulang tahun Kim Il Sung, dan memberi tahu kepemimpinan negara pada 14 April bahwa mereka telah melakukan "tes stabilisasi data taktis dan teknis akhir yang sukses" dari drone.
Pimpinan militer tampaknya sangat terdorong oleh uji coba yang berhasil tersebut.
Kim Jong Un dilaporkan merasa bangga dan secara pribadi mengatakan bahwa tes ini berhasil sebagai wujud landasan lain untuk mempromosikan kemajuan dan kekuatan Tentara Rakyat Korea Utara.
Dia juga menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras semua peneliti di tempat dan peninjau [pengujian], yang memimpin dalam memastikan kemajuan militer historis Partai pada kekuatan militer terkuat.
Baca Juga: Temuan Drone Bawah Laut Ini Dikaitkan Dengan Tenggelamnya KRI Nanggala
Tes yang berhasil menjadi lebih bermakna karena otoritas militer telah mengklaim bahwa drone pengintai dan penggunaan ofensif telah berhasil diuji, kata sumber itu.
Insinyur Korea Utara dilaporkan pada tes tersebut, drone mampu melakukan pengintaian presisi daerah jauh di dalam garis depan. Pasalnya, Kim Jong Un sendiri telah mempromosikan pengembangan mereka.
Otoritas militer secara khusus menekankan fakta bahwa negara tersebut telah menyelesaikan pengembangan drone yang digunakan untuk ofensif yang mampu melakukan serangan "bunuh diri" yang tepat terhadap pasukan musuh.
Faktanya, pihak berwenang mengklaim telah berhasil menguji drone tak berawak yang dilengkapi dengan "teknologi kendali universal".
Singkatnya, otoritas Korea Utara mengklaim telah mengembangkan drone tak berawak yang dapat melakukan pengintaian terhadap fasilitas militer utama Korea Selatan bersama dengan "serangan penjepit" pada fasilitas tersebut.
Sumber Daily NK melaporkan bahwa militer berencana melanjutkan penelitian pada drone ini dan memajukan pengembangannya selama lima tahun ke depan.
Berita Terkait
-
Jarang Terjadi, Kim Jong Un Akui Korea Utara Hadapi Situasi Terburuk
-
Perihal Korut Absen di Olimpiade Tokyo, IOC Belum Bisa Konfirmasi
-
Terancam Kelaparan, Sejumlah Diplomat Pilih 'Cabut' dari Korea Utara
-
Kebijakan Penguncian Korea Utara Terlalu Ekstrem, Rakyat Kelaparan
-
Ogah Tiru Donald Trump, Joe Biden Tak Berniat Temui Kim Jong Un
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
6 HP Murah Alternatif Redmi 15, Punya Baterai Jumbo dan Fitur Lengkap
-
6 Pilihan Tablet Murah Paling Kencang untuk Kerja di 2026
-
Harga Vivo X300 Ultra Terbaru 2026, Ini Spesifikasi Lengkap dan Jadwal Rilisnya
-
Bocoran iQOO Neo 11 Pro dan Pro Plus Muncul, Bawa Layar OLED 2K 165Hz dan Baterai 8.000mAh
-
Xiaomi Resmi Hentikan MIUI Selamanya, Digantikan HyperOS, Lebih Canggih dan Terhubung
-
40 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Kaspersky Ungkap Ancaman dari USB hingga Laptop
-
Daftar HP Baru Rilis Maret 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship Terbaru
-
Penipuan Digital di Indonesia Meledak 4 Kali Lipat, Ini Cara Cegah Modus Dokumen Palsu yang Marak
-
Daftar Harga HP OPPO 2026 Terbaru Semua Seri, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Vivo Terbaru Murah, Spek Gahar dan Performa Kencang