Suara.com - Indosat Ooredoo menambah kapasitas jaringan 4G berkualitas video miliknya untuk memudahkan masyarakat Indonesia tetap bisa bersilaturahmi secara virtual dengan keluarga, teman, dan kolega tanpa perlu keluar rumah.
Satu tahun terakhir, trafik data tercatat naik sekitar 50 persen di kuartal pertama 2021 dibandingkan perode yang sama tahun lalu. Kecepatan unduh rata-rata juga meningkat hampir 50 persen.
Berbekal pengalaman di masa Ramadan dan Lebaran tahun sebelumnya, Indosat Ooredoo melakukan penanganan khusus terhadap area-area dengan peningkatan trafik tertinggi selama Lebaran, seperti Botabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung.
Hal ini dilakukan dengan dukungan model operasi digital berbasis Artificial Intelligence dan otomatisasi yang dicanangkan sejak tahun lalu.
Di awal Ramadan kecepatan unduh rata-rata berhasil meningkat 6 persen di tengah kenaikan trafik data sebesar 8 persen dibandingkan hari biasa.
Sementara itu kualitas layanan telekomunikasi lainnya seperti telepon dan SMS tetap terjaga dengan baik.
“Menjelang Lebaran, kebutuhan telekomunikasi pelanggan akan semakin meningkat meskipun dengan pergerakan terbatas. Kami bertekad menjaga kualitas jaringan agar terus optimal baik di perkotaan maupun pedesaan, karena di masa ini silaturahmi menjadi yang terpenting meskipun dilakukan secara virtual,” kata Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha, dalam keterangan resminya, Selasa (4/5/2021).
Tahun ini Indosat Ooredoo telah membangun jaringan 4G berkualitas video dengan jauh lebih cepat dari yang direncanakan. Lebih dari 50 persen rencana site baru 2021 sudah selesai dibangun di kuartal pertama.
Tidak hanya itu saja, lebih dari 32 persen rencana peningkatan kapasitas jaringan dan lebih dari 33 persen rencana fiberisasi berhasil dieksekusi dalam periode yang sama.
Baca Juga: 12.548 Titik Desa dan Kelurahan di Indonesia Belum Terjangkau Jaringan 4G
Seluruh site secara nasional akan dimonitor secara khusus melalui Indosat Ooredoo Network Operation Center (INOC) dan Indosat Ooredoo Service Operation Center (ISOC), dengan dukungan lebih dari 1.600 petugas teknis yang bersiaga sepanjang waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung