Suara.com - Hujan meteor Eta-Akuarid akan aktif mulai dari 19 April hingga 28 Mei, dengan puncaknya terjadi pada 6 Mei besok.
Sesuai namanya, hujan meteor ini akan muncul dari arah rasi bintang Akuarius yang bertepatan dengan fase Bulan sabit.
Selama puncaknya, pengamat dapat melihat hujan meteor hingga 30 meteor dalam satu jam.
Tidak dibutuhkan peralatan khusus untuk melihatnya, dengan syarat lokasi pengamatan harus gelap, bebas dari polusi, dan langit cerah.
"Sama seperti ilmu astronomi lainnya, berburu meteor adalah permainan menunggu. Pengamat hanya perlu duduk memandang langit. Meteor ini dapat dilihat dengan mata telanjang, jadi tidak perlu teropong atau teleskop," saran Royal Museums Greenwich.
Dilansir dari The Sun, Rabu (5/5/2021), hujan meteor Eta-Akuarid adalah salah satu dari dua hujan meteor yang dihasilkan dari puing-puing Komet Halley.
Meteor muncul ketika puing-puing komet menabrak atmosfer Bumi dengan kecepatan hampir 150.000 mph.
Bumi akan melewati jalur Halley lagi pada Oktober yang akan menyebabkan hujan meteor Orionid.
"Puncak hujan meteor Eta-Akuarid terjadi selama awal Mei setiap tahun. Meteor ini dikenal karena kecepatannya," jelas NASA.
Baca Juga: Viral Penampakan Diduga Meteor Jatuh di Langit Kabupaten Banggai Sulteng
Komet Halley sendiri merupakan salah satu komet paling terkenal yang ditemukan oleh astronom Edmond Halley.
Komet ini adalah satu-satunya komet berperioda pendek yang sering terlihat dengan mata telanjang dari Bumi.
Menurut In The Sky, pengamat di Indonesia dapat melihat hujan meteor Eta-Akuarid tersebut sekitar pukul 01:26 WIB dan akan tetap aktif sampai fajar menyingsing sekitar pukul 05:33 WIB.
Berita Terkait
-
Lapan Ajak Masyarakat Saksikan Hujan Meteor Quadrantid Dini Hari Nanti
-
Kejatuhan Meteor, Petani Brasil Justru Dapat Rezeki Nomplok
-
Ingin Lihat Hujan Meteor Perseid? Berjaga dan Lihatlah ke Utara
-
Lapan: Hujan Meteor Perseid Capai Puncak Pekan Ini, Bisa Picu Dentuman
-
Fenomena Astronomi di Bulan Agustus 2020 Minggu Kedua, Puncak Hujan Meteor
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google