Suara.com - Pusat Studi Air Power Indonesia (PSAPI) merekomendasikan agar TNI membentuk Pusat Komando Pertahanan Siber Elektronika (Sibernika) Udara guna menjaga pertahanan udara nasional.
"TNI Angkatan Udara bisa mempeloporinya, bukan hanya menjadi pusat pertahanan udara, tetapi bisa menjadi pusat komando," kata Peneliti (Roots Research) PSAPI Tommy Tamtomo dalam seminar bertajuk "Keamanan Regional dan Pertahanan Udara Nasional" yang digelar secara daring, di Jakarta, Kamis (6/5/2021).
Hal itu, lanjut dia, pernah disampaikannya kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beberapa waktu lalu.
"Panglima TNI pun berencana melakukan hal itu (membentuk komando pertahanan Sibernika)," katanya.
Menurut dia, Sibernika dalam dunia militer pertahanan udara, tidak bisa dilihat oleh kasat mata, namun bisa mengalahkan musuh dan bisa memberikan kekacauan di mana-mana.
"Sehingga ini perlu menjadi perhatian bersama dengan sungguh-sungguh," kata Tommy.
Bahkan, Amerika Serikat juga telah membentuk pusat komando Siber dengan nama US Cyber Command. Begitu pun, Inggris, Perancis dan Rusia.
Dikatakannya, dalam lingkungan strategis bila dilihat dari pandangan Sibernika, Singapura telah mengembangkan pesawat tanpa awak, Arrow Unmanned Drone.
Begitu pun, Australia yang bekerja sama dengan Boeing mengembangkan pesawat Loyal Wingman. Pesawat ini bisa menjadi Jet Fighter dalam satu formasi dan bisa menangkis rudal.
Baca Juga: Ngeri... Pasukan Drone Bunuh Diri Kim Jong Un Punya Teknologi Canggih
"Perkembangan masa depan adalah masa Unmanned Platform. Saya tekankan hal ini, kita tidak bisa lagi berpikir konvensional dalam menjaga pertahanan udara. China sudah sangat siap dalam bidang elektronik warfare ini. China sudah bersiap-siap sejak dahulu, dan ini menjadi perhatian dunia," papar Tommy.[Antara]
Berita Terkait
-
Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone
-
Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab
-
Rontok di Langit Khomein, Iran Hancurkan Drone Canggih MQ-9 Milik AS-Israel
-
Iran Bikin Zionis Israel Boncos! Tembak Jatuh 5 Drone Rp169 Miliar
-
DJI Avata 360 Resmi Meluncur: Drone 8K 360 dengan FPV Imersif dan Jangkauan 20 Km
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Game Zombie State of Decay 3 Bangkit Lagi, Fase Uji Coba Segera Dibuka
-
Redmi G25 2026 Resmi Debut, Monitor Gaming Termurah dengan Refresh Rate 300 Hz
-
7 Rekomendasi HP Memori 256 GB Terbaru April 2026: Harga Terjangkau, Chipset Ngebut!
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 April 2026: Ada Scar Shadow, Diamond, dan Bundel Funny
-
Film Super Mario Galaxy Hadirkan Hadiah Digital, Bawa Ponsel untuk Klaim
-
Sampah Antariksa Dikira Rudal dan Meteor di Lampung, Roket China CZ-3B Punya Misi Apa?
-
5 HP Android Bebas Iklan Terbaik di April 2026, Pengalaman Lebih Smooth
-
5 Rekomendasi HP Murah Tanpa Iklan, Mulai dari Rp1 Jutaan
-
Game Ninja Turtles Empire City Segera Debut, Padukan Fitur Canggih di Platform VR
-
Duel Performa Poco X8 Pro vs X8 Pro Max, Mana yang Paling Worth It untuk Gaming?